Ticker

6/recent/ticker-posts

Hari Ibu, Bima Arya Terima Dua Penghargaan Tingkat Provinsi


Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berhasil menyabet dua penghargaan di lomba tingkat Provinsi Jawa Barat. Sebut saja Juara I lomba P2WKSS dan Juara I lomba Ngabring Ka Sakola (Ngabaso) kategori Kota. 

Piagam dua penghargaan ini diserahkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya di Peringatan Hari Ibu ke-92 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (22/12/2020) 

Bima Arya mengatakan, tahun ini Kota Bogor totalitas untuk pembenahan kampung Cikeas yang berlokasi di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur. 

Jika sebelumnya pendekatan lebih mengacu kepada kriteria-kriteria penilaian, di tahun ini lebih substantif menyelesaikan persoalan di wilayah tersebut selama satu tahun. 

"Ini adalah kerja keras dari lurah yang bisa memobilisasi seluruh warga Cikeas," ujar Bima Arya.

Dia melanjutkan, kata kunci dari benah kampung ini kemampuan mobilisasi dan koordinasi yang kuat dan baik dari lurah, sehingga bisa menggerakan seluruh warga. 

Hal ini pula yang membedakan dengan tahun sebelumnya. Tak ayal keberhasilan ini akan direplikasi prosesnya untuk program benah kampung di enam titik setiap tahun. 

"Salah satu kampung akan diikutkan dalam lomba P2WKSS. Tapi enam itu standarnya sama, pembenahan secara menyeluruh, melakukan mobilisasi warga, ada edukasi, ada komunikasi dengan warga. Jadi bukan hanya membangun fisiknya saja," jelasnya.

Menurutnya, Kampung Cikeas memang layak diapresiasi dengan penghargaan. Mengingat ini merupakan kerja keras lurah, kerja keras PKK dari Tingkat Kota, Kecamatan, sampai Kelurahan yang telah melakukan pembinaan di lokasi P2WKSS dengan totalitas.

"Dibantu juga OPD terkait yang turun totalitas di Kampung Cikeas," imbuhnya. 

Sementara terkait penghargaan Ngabring Ka Sakola (Ngabaso), lanjutnya, itu merupakan program yang melibatkan beberapa dinas. Sebut saja Dishub, Disdik, DPMPPA dan lainnya. Ngabaso ini memastikan anak-anak nyaman berada di sekolah dilindungi, diperhatikan, ketika pergi ke sekolah dan pulang dari sekolah ke rumah masing-masing.

"Ini keberhasilan koordinasi untuk menuju kota yang semakin layak anak. Dan nanti akan direplikasi juga ke sekolah yang lain," pungkasnya. (fla/adit-SZ)
Editor : Redaksi