Ticker

6/recent/ticker-posts

Summarecon Serahkan Hibah Aset Jalan Parung Banteng yang Telah Dilebarkan Kepada Pemkot Bogor


KABARPOSNEWS.CO.ID.KOTA BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya menerima berita acara serah terima hibah aset dari Direktur PT Gunung Suwarna Abadi (Summarecon Group) Harry Arief Sofyan. Aset yang diserahkan berupa ruas Jalan Parung Banteng, Katulampa, Bogor Timur, sepanjang 650 meter yang telah dilebarkan.

“Persoalan di Kota Bogor yang paling pelik itu masalah akses jalan alternatif . Dari dulu kan persoalannya begitu, kita cuma punya Jalan Raya Pajajaran. Kemudian mulai berkembang perencanaan ke mana-mana. Ada BIRR (Bogor Inner Ring Road), BORR (Bogor Outer Ring Road), kemudian jalur R3 (Regional Ring Road) dan sebagainya. Mentoknya sama juga, karena pembebasan lahan, keterbatasan anggaran dan juga kewenangan,” ungkap Bima Arya.

Menurutnya, kehadiran jalur alternatif sangat penting untuk mengurai kepada lalu lintas yang kerap terjadi di Kota Bogor, terutama setiap akhir pekan. Bahkan, jalur alternatif juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar. 

“Saya terima kepada Camat, Lurah yang ikut sama-sama dalam proses pembebasan ini bersama Summarecon. Insya Allah ini dampaknya banyak. Supaya semuanya tidak bertumpu di Pajajaran,” ujar Bima. 

“Jadi orang yang mau masuk ke Kota Bogor tidak semuanya lewat exit Tol Baranangsiang. Sebagian bisa memilih ini, ke arah selatan lewat Parung Banteng ini kemudian nyambung lagi ke R3 dan lain-lain. Apalagi kalau exit tolnya Desember bisa dibuka, akan mengurangi kepadatan libur akhir tahun. Yang kita harapkan  juga, ada efek ekonominya, ada bangkitan ekonomi dari sini. Tentu karena akses di sebelah sini jadi lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur PT GSA (Summarecon Group) Harry Arief Sofyan mengatakan bahwa dengan selesainya pengerjaan pelebaran jalan tersebut, pihaknya melakukan serah terima fisik jalan dan hibah tanah yang dipergunakan sebagai jalan kepada Pemkot Bogor.

“Panjang Jalan Parung Banteng yang dilebarkan ada sekitar 650 meter. Kondisi awal lebarnya hanya 5 meter, saat ini kita sudah bisa lebarkan menjadi 11 meter dengan konstruksi pelebaran jalan CTB dan aspal. Jalan ini sendiri nantinya akan menghubungkan wilayah Kabupaten Bogor, yakni Sukaraja terus kemudian terhubung juga sampai ke wilayah Kota Bogor, yakni R3. dari situ nanti akan masuk ke jaringan jalan yang ada di wilayah Kota Bogor,” beber Harry.

Harry mengungkapkan proyek tersebut menghabiskan dana sebesar Rp 30 miliar. “Lahan yang dibebaskan total 20-an bidang. Semoga bermanfaat,” pungkasnya. (prokompim)
Editor : Redaksi