Ticker

6/recent/ticker-posts

Mahasiswa Labuhan Batu Pertanyakan Prihal Beasiswa Yang Tidak Cair


Kabarposnesw.co.id - Mahasiswa Labuhan Batu mempertanyakan beasiswa program pemerintah tahun 2020 yang tak kunjung cair, Kamis (7/01/2021).

Salah Satu Mahasiswa Labuhan Batu yang menempuh studi di Universitas Malikussaleh (Unimal), Muhammad Fazar Manurung mempertanyakan kejelasan pencairan beasiswa Pemda Labuhan Batu tahun 2020.

Diketahui sebelumnya Pemda Labuhan Batu menyalurkan beasiswa untuk semua mahasiswa yang berada Perguruan Tinggi( PTN) di seluruh Indonesia, hal itu disampaikan oleh Kepala bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) daerah Labuhan Batu yaitu Ahmad Sampurna Rambey MA dalam ruangan rapat pada Senin (22/06/2020).

Fazar mengatakan dalam diskusinya kepada awak media bahwa jika dana beasiswa Pemda yang disalurkan tahun 2020 tidak kunjung cair, dan pihak kesra pernah mengungkapkan bahwa beasiswa tersendat dikarenakan kas anggaran daerah kosong.

“Program beasiswa yang pernah di janjikan dulu ini tidak terealisasikan bagi ribuan mahasiswa berprestasi di Labuhan Batu, pihak kesra pernah mengungkapkan bahwa beasiswa tersendat dikarnakan kas anggaran daerah kosong,” ungkap Fazar.

Fazar juga mengungkapkan jika dulu Bupati Labuhan Batu pernah berjanji akan memberi dana pendidikan untuk seluruh mahasiswa Labuhan Batu, program itupun disambut baik oleh seluruh mahasiswa di Perguruan Tinggi seluruh Indonesia.

“Dulu bupati Labuhan Batu pernah mengatakan disalah satu media bahwa “Program ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, hal ini juga sebagai cerminan sebagai putra putri Labuhan Batu H. Andi suhaimi Dalimunthe sangat memperdulikan masa depan generasi muda Labuhan Batu,” ujarnya fazar. 

Namun yang terjadi tidak seperti itu justru sebaliknya dana itu tidak pernah cair. Selain dari pada itu yang menjadi masalah kenapa kas daerah bisa kosong sedangkan audit anggaran setiap tahun tak pernah bisa diketahui oleh banyak orang dan tak bisa diakses, ada indikasi-indikasi lain dalam pengelolaan dana tersebut.

Selain dari pada itu untuk diketahui bahwa rincian keuangan pada pos belanja tidak langsung direncanakan sebesar Rp798.519.028.000 terbagi untuk, belanja pegawai Rp570.483.688.500, belanja hibah Rp76.703.346.500 dan belanja bantuan sosial sebesar Rp1,7 miliar.

Dia menambahkan jika dana sebanyak itu perlu dikelola dengan baik dan dimamfaatkan untuk kepentingan rakyat, dan juga dirinya mendesak KPK agar mengusut permasalahan ini.

“Jika masalah ini tidak dituntaskan dan tidak di indahkan kami selaku mahasiswa Labuhan Batu bakal mendesak dan meminta kepada KPK untuk mengusut tuntas permasalahan anggaran di pemkab Labuhan Batu,” tutupnya.

Reporter : Zulfan
Editor     : Redaksi