Ticker

6/recent/ticker-posts

Pemerintah Desa Kalisuren Kec.Tajur Halang Salurkan Banprov Tahap Empat


Bogor, kabarpos - Pemerintah Desa (Pemdes) Kalisuren, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, kembali menyalurkan Bantuan bersumber dari pemerintah Provinsi (Banprov) Jawa Barat, tahap empat kepada 2.780 (Dua Ribu Tujuh Ratus Delapan Puluh) sekian warganya yang terdampak Covid-19.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Desa Kalisuren dihadiri, para staff, Babinsa, Babinmas, BPD, Linmas dan Rt/Rw setempat pada Senin (28/12/2020).

Mahmur Kasie perencanaan Desa Kalisuren mengungkap,"ini bantuan dari pemerintah provinsi jawa barat tahap keempat, yang diajukan Rw melalui aplikasi sapa warga Gubernur.Kita bagikan kepada sebanyak 2.780 (Dua Ribu Tujuh Ratus Delapan Puluh) sekian Keluarga Penerima Manfaat (KPM), per KPM sebesar Rp.100.000.00, diberikan secara tunai melalui Bank BJB, kami pemerintah Desa hanya membantu memfasilitasi penyerahan bantuan tersebut", ungkapnya kepada pewarta kabarpos disela-sela kegiatan penyaluran Banprov tersebut.

Menurut Mahmur, sekarang senin, hari ketiga penyaluran, kita mulai pada sabtu kemarin.Dan terkait protokol kesehatan, sebenarnya kami sudah menyiapkan masker, hand sanitizer, wastafel cuci tangan, bahkan sudah kita arahkan, terkait dengan waktu, maka kerumunan tak dapat dihindari.Ini memang bantuan hanya ada hal yang memang disatu sisi kita harus menjalankan aturan, disisi lain kita tidak bisa melakukan itu, karena memang ada batasan waktu, ucapnya.

Lanjut Mahmur, sebetulnya kita sudah sesuai standar, tapi kenyataannya tidak bisa seperti itu, karena limit waktunya begitu mendesak, mungkin kalau ada waktu satu minggu bisa kita atur dengan bertahap.Justru ini pembagian tahap empat mekanismenya berbeda dengan pembagian tahap satu, dua dan tiga kemarin.

Tahap satu, dua dan tiga disalurkan melalui kantor pos, sehingga kami bisa sampaikan kepihak kantor pos untuk menghindari kerumunan kita lakukan jemput bola dan dijabwal, kami turun kelingkungan masing-masing KPM, kalau tahap empat ini  dilakukan secara kolektif, ditempatkan disatu titik, yah kami pihak Desa tidak bisa berbuat apa-apa.

Bahkan pada saat rapatpun kami minta petugas untuk hari senin menyiapkan lima titik, guna menghindari kerumunan, tutup Mahmur (Rossa).,
Editor : Redaksi