Ticker

6/recent/ticker-posts

Lansia di Kota Bogor Hari Ini Mulai Divaksin Secara Drive Thru


Para lanjut usia (lansia) di Kota Bogor hari ini mulai menerima vaksin Covid-19 secara gratis. Pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan melalui metode Drive Thru di GOR Pajajaran Kota Bogor, Jalan Pemuda, Rabu (17/3/2021). 

Tercatat, saat pelaksanaan vaksinasi lansia di Kota Bogor ada sebanyak 61.198 sasaran terdaftar yang akan disuntik vaksin secara bertahap selama tiga bulan ke depan.

Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Dandenpom III/1 Bogor Letkol CPM Sutrisno, Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf Roby Bulan dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno meninjau langsung pelaksanaan vaksin hari pertama bagi lansia di Kota Bogor.

“Hari ini lansia Kota Bogor menerima vaksinasi, data yang terdaftar sangat banyak. Pelaksanaannya harus bertahap dan melibatkan semua pihak terkait. Dinkes Kota Bogor berkolaborasi dengan Halodoc dan Gojek menyasar para lansia dengan sistem drive thru dengan tetap mengedepankan dan menjamin penerapan protokol kesehatan dan keselamatan,” kata Bima Arya.

Bima Arya menilai peranan teknologi yang ditawarkan Halodoc dan Gojek dalam menghadirkan layanan drive thru ini menjadi salah satu bentuk inovasi anak muda yang dibutuhkan oleh negeri ini, khususnya di tengah perang melawan pandemi Covid-19. 

Meski penyuntikan vaksinasi dilakukan diatas kendaraan roda dua atau roda empat, para lansia tetap diwajibkan mengikuti observasi selama 30 menit. Hal ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya efek samping pasca disuntik vaksin. 

Ia mengucapkan terima kasih atas inisiatif yang dihadirkan Halodoc dan Gojek dalam memainkan peranan strategis dalam membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk mencapai target vaksinasi massal.

"Kami memberikan vaksin bagi warga lansia yang terdata. Kita kejar target dan berharap agar ada akselerasi terkait vaksin ini, karena terbukti efektif untuk menurunkan tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Bogor," ungkapnya.  

Bagi para lansia yang telah mendaftar vaksinasi secara drive thru tidak semuanya lolos screening menerima vaksin. Namun ada beberapa yang gagal, umumnya disebabkan tekanan darahnya tinggi diatas 180. 

"Sesuai arahan, para lansia yang memiliki tekanan darah yang tinggi diminta menunggu sebentar untuk menurunkan tekanan darah atau jika tetap tinggi di rekomendasikan untuk menunggu di tahapan berikutnya," katanya.

Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno menjelaskan, vaksinasi bagi lansia yang dilaksanakan secara drive thru prosedurnya sama seperti vaksinasi bagi pelayanan publik yang telah dilaksanakan. 

Namun yang berbeda hanya pada tahap pendaftaran secara daring melalui aplikasi Halodoc. Sementara ada 61 ribu lebih lansia Kota Bogor yang terdata, hingga saat ini pendataan pun masih terus berjalan di wilayah. 

"Syarat bagi lansia Kota Bogor yang ingin mengikuti vaksinasi secara drive thru adalah lansia lebih dari 60 tahun dan KTP Kota Bogor," sebutnya.

Dinkes Kota Bogor menargetkan lansia penerima vaksin secara drive thru sebanyak 600 orang per hari. Rencananya, vaksinasi akan dilaksanakan selama 3 bulan kedepan hingga Juni 2021 dan terus dievaluasi. 

Dari alokasi vaksin bagi lansia, lanjut Retno, Kota Bogor belum lama ini menerima vaksin sebanyak 5.550 vial. Dari alokasi tersebut hanya 21 ribu lansia Kota Bogor yang akan menerima vaksin atau sepertiga dari jumlah total data yang telah masuk. 

Untuk kekurangannya, Dinkes Kota Bogor telah mengajukan kekurangan vaksin bagi lansia ke pusat maupun ke provinsi. 

“Mudah-mudahan datang secepatnya, agar upaya-upaya akselerasi percepatan vaksinasi Kota Bogor segera selesai dan sesuai target yang direncanakan,” kata Kadinkes.

CEO dan Co Founder Halodoc, Jonathan Sudharta mengatakan, sejalan dengan komitmen jangka panjang Halodoc dalam membantu penanganan selama pandemi, pihaknya terus berupaya mendukung pemerintah Indonesia dengan mempercepat program vaksinasi Covid-19. 

Peresmian Pos Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Drive Thru ini merupakan yang ketiga secara nasional sekaligus yang pertama di Kota Bogor. 

"Edukasi juga terus kami gencarkan guna membantu masyarakat mendapatkan informasi terpercaya terkait vaksinasi. Tidak lupa, kami juga berterima kasih kepada masyarakat Indonesia atas penerimaan yang luar biasa baik terhadap inisiatif yang kami jalankan ini. Mari kita bersama-sama menyukseskan program vaksinasi nasional dengan aman, tertib, dan nyaman," katanya.

Sementara itu, VP Regional Corporate Affairs Gojek, Michael Reza Say mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bogor yang telah memberikan kepercayaan kepada Halodoc dan Gojek untuk berkolaborasi bersama dalam mengadakan pos vaksinasi drive thru pertama di Bogor. 

Sejak awal, Gojek berkomitmen mendukung upaya pemerintah dengan menjadi yang pertama melakukan berbagai edukasi, sosialisasi, dan implementasi protokol kesehatan di berbagai layanan Gojek dan seluruh bagian ekosistem, mulai dari karyawan, mitra driver, mitra usaha, dan pengguna. Sebab, kesehatan dan keselamatan ekosistem merupakan prioritasnya. 

"Kami juga mengapresiasi perhatian pemerintah yang memberikan prioritas vaksin tahap kedua kepada masyarakat usia lansia, termasuk mitra driver online," katanya.
Editor : Redaksi