Ticker

6/recent/ticker-posts

OPINI : PENJAJAHAN BUDAYA


Kabarposnews.co.id.Bolehkah satu budaya menjajah budaya yang lain? Seharusnya hal seperti ini tidak boleh karena setiap budaya pasti memiliki falsafah dan kearifannya sendiri yang tidak sama dan tidak dimengerti oleh budaya yang lainnya.

Biarlah semua budaya lestari dan tetap hidup sesuai dengan falsafah dan kearifannya masing-masing tanpa ada salah satu yang berusaha mendominasi dan memaksakan kehendaknya kepada budaya yang lainnya.

Sejujurnya semua agama adalah bagian dari budaya manusia yang sedang berevolusi di planet bumi ini. Tidak ada hal yang baru di kolong langit ini. Bahkan semua agamapun bisa ditemukan jejaknya dari agama-agama lain yang sudah ada sebelumnya. Tidak ada yang benar-benar baru dan orisinal.

Tapi di masa lalu seringkali agama menjadi alat dan bagian dari strategi politik dan penguasaan wilayah. Di peradaban dunia kuno Raja seringkali dianggap sebagai representasi dari kekuasaan para dewa atau bahkan keturunan dari dewa itu sendiri. Perselingkuhan antara agama dan kekuasaan / politik pun tetap berlanjut hingga hari ini.

Itu sebabnya saya selalu bilang politisasi agama adalah hal yang paling konyol di dunia ini. Radikalisme dan politik sektarian / identitas adalah sekumpulan omong kosong. Selama ribuan tahun ada jutaan nyawa melayang sia-sia karena semua kekonyolan ini dimana ilusi ego dan pikiran dianggap sebagai sebuah kebenaran.

Bumi ini sudah berusia 4,543 milyar tahun dan bintang kuning ukuran sedang atau matahari kita masih memiliki bahan bakar nuklir untuk 5 milyar tahun lagi. Kira-kira 5000 - 10.000 tahun ke depan apakah semua "dongeng besar" yang ada sekarang akan masih tetap eksis ataukah akan punah? Karena peradaban dan agama akan selalu timbul dan tenggelam, muncul dan menghilang di sepanjang perjalanan planet bumi ini.

Salam Waras

Sumber : Muhammad Zazuli.
Reporter: Suhanta Irwanta
Editor : Redaksi