Ticker

6/recent/ticker-posts

Tetha Diduga Meninggal akibat Over Dosis di Tempat Hiburan


Kabarpostnew.com Binjai- Diduga akibat Over Dosis (OD) seorang wanita berinisial RA  yang akrab disapa Tetha, meninggal dunia di salah satu Tempat Hiburan Malam yang ada di Sumatera Utara, yaitu di Diskotik Sky Garden yang beralamat di Sialang Paku, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Senin (8/3) malam.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun awak media ini, kejadian bermula saat korban (Tetha) dugem di Diskotik Sky Garden. Tak berselang lama, korban yang sudah play, tiba tiba mengalami kejang-kejang di depan pintu masuk Diskotik. 

Pertolongan pun coba dilakukan oleh beberapa pekerja Diskotik dengan membawanya ke Cafe yang berada tepat di belakang Diskotik Sky Garden. 

"Pas kami lihat di Cafe, korban dalam keadaan kejang-kejang," ucap sang Sumber yang namanya minta dirahasiakan dengan alasan faktor keamanan dan keselamatan, seraya mengatakan, jika korban disebut sebut bertempat tinggal di Jalan Antara, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota.

Dari Cafe, lanjut sang sumber, dengan menaiki Sepeda Motor, Dua orang pekerja Diskotik Sky Garden, langsung membawanya ke Poliklinik Raskita, yang beralamat di Jalan Letjend Djamin Ginting, Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Selatan.

Namun, usai mengantar korban ke Poliklinik Raskita Binjai, kedua pekerja Diskotik Sky Garden tersebut, langsung meninggalkan korban sendirian.

"Taunya sampai Poliklinik Raskita, korban sudah meninggal dunia," beber sang Sumber.

Karena tidak ada yang bertanggung jawab, akhirnya Pihak Poliklinik Raskita Binjai, mengantarkan korban kembali ke Diskotik Sky Garden dengan mengendarai Becak bermotor.

"Setelah sampai di Sky Garden, kami gak tau lagi bang," ungkap sang Sumber dengan rasa takut.

Guna menindaklanjuti hal itu, awak media mendatangi Poliklinik Raskita yang beralamat di Jalan Letj Jamin Ginting, Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, Senin (8/3) Sore. Namun, walau awak media sudah memperkenalkan diri, para perawat yang sedang bertugas sepertinya menutup infornasi itu rapat rapat.

"Kami gak tau bang, itu pekerjaan perawat yang Dinas malam," ucap beberapa perawat yang sedang duduk dan bertugas di Poliklinik Raskita Binjai.

Kejanggalan tentang dugaan ditutupnya informasi itu terlihat saat awak media mempertanyakan siapa perawat yang bertugas tadi malam di Poliklinik Raskita Binjai. Sebab, para tenaga medis itu mengaku tidak tau rekannya yang bertugas pada malam itu (tadi malam-red).

"Kami gak tau namanya bang. Kami baru disini," ucap beberapa perawat yang berjumlah tiga orang. 

Keanehan semakin terlihat saat seluruh Perawat tidak mau menyebutkan namanya pada saat ditanya oleh awak media yang meminta ijin untuk mengutip penjelasannya.

"Maaf bang, saya pun tidak tau nama saya. Ini privasi pribadi bang," ungkap salah seorang perawat yang berbadan agak gemuk tersebut.

Saat pihak keluarga dimintai keterangan penyebab perihal meninggalnya Tetha, salah seorang dari saudaranya meminta maaf karena sedang dalam keadaan berduka.

 Terpisah awak media mencari keberadaan rumah korban, di kelurahan kartini binjai kota. saat tiba di rumah duka, Terlihat papan bunga ucapan bela sungkawa sudah berjejer di depan rumah korban.

Saat awak media mencoba bertanya ke salah satu saudara Tetha, "Maaf pak, masih dalam suasana berduka kami," ujar salah satu keluarga , yang berada dirumah korban, seraya meninggalkan awak media. (Gito)
Editor : Redaksi