Ticker

6/recent/ticker-posts

Tiga Desa Kecamatan Citeureup Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Di Puskesmas Citeureup

Bogor, kabarpos.news - Vaksinasi Covid-19 diwilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, sudah dilaksanakan.

Tepat Senin (8/3/2021) Puskesmas Citeureup melaksanakan vaksinasi covid-19 untuk tiga desa yakni, desa Puspasari, Karang Asem Timur, dan desa Citeureup.
Menurut Kepala UPT Puskesmas Citeureup dr.Nining bahwa, pihaknya sudah melaksanakan vaksinasi selama dua hari, sabtu dan senin, sabtu kemarin ada dua kelurahan yang divaksin, hari ini untuk tiga desa yakni, desa Puspasari, Karang Asem Timur dan desa Citeureup.Dimulai dari desa Puspasari, dilanjutkan dengan desa Karang Asem Timur, kemudian sore jam 16:00 Wib, desa Citeureup, vaksinasi ini khusus untuk warga Lanjut Usia (Lansia), sasaran kita 1000 orang", katanya.

Ia juga mengatakan, untuk desa Puspasari ada beberapa orang yang tidak bisa divaksin, dikarenakan hipertensinya tinggi, tapi sudah diberi obat, berharap rabu bisa stabil, sehingga semua lansia dapt divaksin, karena, rabu tersebut susulan bagi yang tidak bisa atau yang gagal divasin. 

Nining menjelaskan, dalam kegiatan vaksinasi ini semua dilibatkan mulai dari muspika, lurah, kepala desa dan kader.Dan dilaksanakan bertahap, penyuntikan tahap kedua untuk lansia 28 hari intervalnya, sedangkan pasien kes, TNI, Polri, Kecamatan itu 14 hari, terangnya.

Sementara ditempat yang sama Kepala desa Puspasari Kurnia Nurdin menerengkan, total warganya yang hadir  ada 228 orang, yang masuk data sebanyak 234 orang.Alhamdulilah para lansia ini bersedia untuk divaksin dan mereka sangat antusias sekali, namun ada beberapa lansia yang dipulangkan, karena memang ada riwayat gula dan tensi darahnya tinggi, ujarnya.

Selanjutnya, Kepala desa Karang Asem Timur Yamin Bunyamin, S.Pd, menambahkan,"vaksinasi covid-19 dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran mata rantai covid-19 di Indonesia, khususnya diwilayah kecamatan Citeureup, jadi masyarakat berkewajiban untuk melaksanakannya,jika tidak dilaksanakan, dikhawatirkan penyakit ini tetap berkembang.Hari ini yang hadir ada 70% orang lansia", paparnya.

Marlina istri Kepala desa Karang Asem Timur Yamin Bunyamin berkata, sebenarnya hampir ada 200 lansia yang sudah didata, hanya saja, ada yang belum hadir dan ada pula yang dipulangkan dikarenakan tidak bisa divaksin, sebab kondisi kesehatannya.Ia juga mengatakan bahwa, Pemerintah memberikan vaksin, demi untuk kesehatan dan keselamatan kita semua, jadi tidak ada alasan untuk kita tidak mau divaksin.

Bagi yang sudah divaksin, harus tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-19 3 M, memakai masker, mencuci tangan di air mengalir dengan sabun dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), jelas kades.

Ditempat terpisah kepala desa Citeureup Marwan Hermawan berujar, giliran kami nanti jam 16:00 Wib, kaitan dengan yang hadir, kita belum bisa untuk memastikannya, tapi, yang sudah didata ada 200 orang lansia.Kami menyediakan mobil antar jemput bagi para lansia tersebut, untuk mempermudah mereka datang kepuskesmas, urainya dikantor desa.

Nining berharap,"dengan adanya polopor lansia ini, diharapkan masyarakat tidak takut untuk divaksin, sedangkan para lansia ini sangat antusias, jadi mereka kita jadikan contoh.Semoga pandemi ini secepatanya berakhir, semua masyarakat mendapatkan vaksin, dan bisa terlayani dengan baik", pungkasnya (Rossa).,
Editor : Redaksi