Ticker

6/recent/ticker-posts

SMPN 2 Kemang Manfaatkan Aplikasi Google Claasroom Laksanakan US

Bogor, kabarpos,news-Menteri Pendidikaan dan Kebudayaan (Mendikbud) meminta seluruh sekolah menerapkan belajar dari rumah atau PJJ secara resmi melalui surat edaran No.4 Tahun 2020 tertanggal 24 Maret 2020.Adapun hal itu dilakukan untuk menimalisir penyebaran covid-19 di Indonesia.

Menindak lanjuti hal tersebut, SMP Negeri 2 Kemang yang berlokasi di Kp.Kandang, Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melaksanakan Ujian Sekolah (US) berbasis Daring (Dalam Jaringan) alias online yang dimulai pada Senin 5/4/2021 dengan memafaatkan aplikasi google claasroom.

Iman selaku humas di SMPN 2 Kemang mengatakan, bahwa hari ini merupakan hari pertama pihaknya melaksanakan ujian sekolah yang dilaksanakan secara online”, demikian dikatakan Iman kepada kabarpos.news pada Senin dimana hari pertama US dilaksanakan.

Menurutya, dalam melaksanakan pembelajaran secara online, para siswa yang menimba ilmu disekolah kami banyak menghadapi kendala, tentunya terkait Handphon (Hp) dan pulsa, tidak semua siswa kami yang mempunyai Hp, karena kebanyakan tingkat ekonomi orangtua mereka dari menengah kebawah, sedangkan pembelajaran berbasis Daring ini membutuhkan biaya untuk membeli pulsa terutama hp, tapi kami berusaha untuk mengakomodasi kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh mereka dengan memfasilitasi disekolah, dan kamipun sejak awal dilaksanakan pembelajaran secara online sudah memberikan kartu perdana untuk seluruh siswa, namun tetap saja mereka menghadapi masalah, ada yang punya hp, tapi tidak ada pulsa, ada yang punya hp dan pulsa terkadang kondisi tempat tinggalnya jauh dari jaringan siknyal dan ada juga yang bergantian hp dengan orangtuanya sehingga dia harus menunggu orangtuanya pulang kerja baru mengerjakan tugasnya, bisa sore bisa juga malam hari.Walaupun pembelajaran ini dilakukan secara jarak jauh, tapi kami terus mamantau anak-anak untuk memastikan mereka mengikuti pembelajaran, terangnya.

Khusus siswa yang tidak punya hp, lanjut Iman, dan yang jauh dari jaringan sinyal, mereka mengerjakan tugasnya disekolah itupun dibatasi, tentu dengan protokol kesehatan covid-19 agar prosesnya berjalan lancar, urainya.

“Harapan kami proses pembelajaran secara tatap muka segera bisa dimulai, karena pembelajaran secara online tidak bisa maksimal dari sisi pengawasan sikap dan disiplin terus terang tidak bisa kita terapkan seperti mana kala kita ada disekolah’, pungkasnya (Rossa).
Editor : Redaksi