Ticker

6/recent/ticker-posts

Datangi Kantor Disperumkim, Ini Arahan Bima Arya


Wali Kota Bogor, Bima Arya, Jumat (30/4/2021), mendatangi kantor Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, di jalan Pengadilan, Kecamatan Bogor Tengah.

Dalam kesempatan itu, Bima Arya memberikan sejumlah arahan kepada salah satu OPD yang dipimpin Juniarti Estiningsih yang baru saja dilantik belum lama ini.

Ia didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Syarifah Sofiah dan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Rudy Mashudi.

"Saya ingin Dinas Perumahan dan Permukiman bersama-sama dengan Dinas Lingkungan Hidup lebih agresif lagi untuk konsep Green City," katanya.

Selain itu Bima Arya juga menginginkan agar Disperumkim Kota Bogor untuk fokus pada kampung atau kota kumuh sehingga dari hal tersebut ada kuantifikasinya. 

Konsep program dan kegiatan yang dimiliki Disperumkim, tegas Bima Arya harus terintegrasi dan fokus. Artinya potensi yang dimiliki Kota Bogor salah satunya kampung tematik dimaksimalkan.

"Pastikan sistem yang ada terus berjalan, intervensi terus dan konsepnya diperkuat serta dijaga," jelasnya.

Tak hanya itu, wali kota juga menekankan jajaran Disperumkim untuk berkomunikasi dan berdiskusi dengan akademisi atau lembaga litbang. Kekurangan dari sisi anggaran bisa disiasati, karena tidak sedikit pihak atau komunitas yang berkeinginan untuk membantu.

"Lakukan kolaborasi, buat konsep kuat, cek di lapangan, imbangi realisasi dengan tim. Ketika bertemu dengan para komunitas jika perlu bantuan kita ada semua. Penataan yang dilakukan jangan setelah lomba, selesai tanpa ada kelanjutan, harus seimbang konsep dengan perencanaan, turun ke lapangan," ungkapnya. 

Khusus aset Kota Bogor yang berada di wilayah Dekeng, Bogor Selatan yang hingga saat ini dimanfaatkan warga setempat, Bima Arya meminta agar Disperumkim mengoptimalkan untuk nursery. Salah satunya bisa bekerjasama dengan warga dalam pengoptimalannya sambil terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan IPB.

Bima Arya juga bercerita, keberhasilan paling utama di periode pertama menjadi Wali Kota Bogor yang paling dirasakan dan diakui warga adalah ruang terbuka publik yang semakin baik. 

"Dan itu bagi saya melebihi penghargaan dari pihak manapun. Perubahan dirasakan langsung oleh warga dan itu memang cita-cita kita, ruang terbuka yang lebih rapi," ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Disperumkim Kota Bogor, Juniarti Estiningsih didampingi para kepala bidang dan jajarannya bertekad untuk bekerja keras mengerjakan dan menyelesaikan program kegiatan yang telah disusun. 

Esti sapaannya juga sempat memaparkan rencana program dan kegiatan Disperumkim ke depan. 

"Penataan kawasan kumuh ada bantuan dari kementerian untuk permukiman skala lingkungan, kelurahan serta ruang terbuka hijau. Untuk RTLH, sesuai RPJMD tahun 2024 ada 20 ribu unit yang harus diperbaiki. Untuk tahun ini sudah 13 ribu lebih RTLH yang diperbaiki dan sisanya tahun ini tinggal pencairan. Insya Allah tahun 2024 akan melebihi target," paparnya.

Jelang akhir pertemuan, apresiasi diungkapkan Bima Arya terhadap desain yang dipaparkan Bidang Pertamanan terkait rencana penataan akses masuk Kota Bogor di Tol Baranangsiang, yang mana asetnya milik kementerian.

Untuk itu ia memerintahkan agar rencana tersebut dikomunikasikan dan dikoordinasikan secara intens dengan kementerian terkait. 

Tahun ini, Disperumkim Kota Bogor rencananya akan membangun Kampung Perca Sindangsari. 

"Untuk Ekoparian Sukaresmi informasinya sudah masuk tahapan DED, sementara untuk penataan kawasan Sempur dengan anggaran bantuan Pemprov DKI Jakarta masih menunggu proses kepastian Dinas PUPR Kota Bogor," ujarnya.

Rencana lainnya ke depan adalah pembangunan fasilitas olahraga berupa lapangan sepak bola, penataan jalan Abdullah bin Nuh dan yang lainnya. 

"Berpacu dengan waktu, target Ciliwung, Sempur wujudnya saya ingin melihat seperti apa. Taman-taman kota setiap tahun saya ingin di presentasi kembali. Jangan terpaku pada APBD, banyak akses pendanaan yang bisa diupayakan," kata Bima Arya.

Editor : Redaksi