Ticker

6/recent/ticker-posts

Tiga Kegiatan Ini Jadi Penyebab Penyebaran Covid-19 di Griya Melati

Kabarpos.Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota,  Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro didampingi OPD terkait, TNI dan Polri kembali melakukan rapat koordinasi dengan bertambahnya kasus Covid-19 di perumahan Griya Melati, Rabu (26/5/2021). Pada rakor ini telah diketahui tiga penyebab penyebaran Covid-19 di perumahan tersebut. 

Bima Arya mengatakan, tercatat hari ini ada 70 warga yang dinyatakan positif Covid-19. Ini merupakan hasil dari penelusuran kontak erat ataupun yang sebelumnya tes antigen kembali dilakukan tes PCR. Pihaknya sudah menyimpulkan ada tiga kegiatan utama yang menyebabkan penularan Covid-19 di Griya Melati.

"Yaitu i'tikaf, sholat Jumat dan sholat Ied. Kemungkinan besar disitu," ujar Bima Arya.

Untuk itu pihaknya terus melakukan pencegahan penularan. Satgas Covid-19 Kota Bogor akan menerapkan tes PCR untuk semua warga di Griya Melati. Terhitunh hingga Rabu malam, sudah dilakukan sebanyak 649 test swab kepada warga Griya Melati.

"Kami adakan tes secara cepat, mulai hari ini sudah berkoordinasi di lapangan," imbuhnya.

Ia menjelaskan, dari 70 pasien Covid-19, sudah ada satu orang yang sembuh sementara yang lainnya masih diisolasi dengan gejala ringan saja dan satu di Rumah Sakit. Sejauh ini pusat isolasi di BPKP Ciawi masih mencukupi karena masih terdapat 34 tempat tidur. 

"Mudah-mudahan tidak ada penambahan yang diisolasi. Saat ini belum ada kabar dari Kemenkes terkait jenis virus baru, mudah-mudahan beberapa hari ke depan ada kabar," terangnya.

Di tempat yang sama, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, dengan Kejadian Luar Biasa (KLB)  ini menjadi evaluasi bagi masyarakat di Kota Bogor bahwa di sekeliling belum tentu sehat semua. 

Saat ini Satgas Covid-19 Kota Bogor menurunkan sepuluh dinas, polresta dan kodim yang mana 12 instansi ini fokus menangani kejadian di Griya Melati, baik penanganan secara medis bagi warga yang positif Corona termasuk juga bagi warga yang sehat.

"Ada 660 warga yang harus kami pertahankan agar tidak terpapar warga yang positif (Covid-19)," tegasnya.

Ia menerangkan, pihaknya akan melaksanakan evaluasi secara berkala, baik itu harian atau per tiga hari untuk melihat dinamika trend yang terjadi di Griya Melati. Bahkan, Polisi RW sudah diturunkan, termasuk memberikan himbauan melalui spanduk.

"Kami berharap tidak timbul klaster di wilayah lain," katanya.

Editor : Redaksi