Ticker

6/recent/ticker-posts

Boling Klapa Nunggal Bupati Bogor Dibanjiri Permasalahan Dan Usulan


Bogor, kabarpos.news-Dimasa pandemi Bupati Bogor melaksanakan rapat kerja Rebo keliling atau biasa disebut Boling, di Kecamatan Klapa Nunggal, Kabupaten Bogor, Rabu (16/6).

Kegiatan yang merupakan tempat menyerap aspirasi masyarakat itu, dilaksanakan dengan jumlah peserta dan waktu pertemuan dibatasi, guna mencegah kerumunan berpotensi penularan covid-19.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bogor dibanjiri dengan berbagai permasalahan dan usulan dari masyarakat yang disampaikan melalui camat dan melalui para Kepala Desa setempat.

"Boling hari ini dilaksanakan tidak seperti biasanya sebelum virus corona mewabah dimana jumlah pesertanya tidak dibatasi, hari ini kita batasi hanya 100 orang sisanya virtual, waktu pertemuan tiga jam", hal itu dikatan oleh Bupati Bogor Hj.Ade Munawaroh Yasin.

Menurutnya, semua permasalahan-permasalahan hari ini sudah djcatat dan akan kita Inventalisir diantaranya, Pendidikan dan ada polusi disalah satu pabrik, kita akan tugaskan Dinas terkait untuk turun monitoring, jika ada pelanggaran kita tindak lanjuti.

Terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) ini, kita menunggu keputusan dari pusat saja, apakah dibolehkan atau tidak, tapi kita persiapannya sudah jalan termasuk uji coba dan lain-lain, jelas Ade.

Ditempat yang sama, Camat Klapa Nunggal Drs.Ahmad Kosasih, M.Si, mengatakan, tadi banyak sih yang kita ajukan diantaranya, sarana air bersih, sarana kesehatan puskesmas Bojong yang sempat tercoret tahun kemarin karena ada covid jadi anggarannya kita alihkan.

Kemudian infrastuktur Klapa Nunggal supaya mantaf, semua dalam kondisi bagus.Mudah-mudahan apa yang disampaikan oleh warga, Kepala Desa hari ini bisa terealisasi, kata Camat.

Sementara Kepala Desa Linggar Mukti Samin menambahkan, yang kita ajuin tadi ialah tempat wisata, yang kedua rehabilitasi kantor Desa, karena anggaran kami sangat sedikit.Ketiga mengenai pendidikan, Desa Linggar Mukti tidak ada SMP, maka kami usulkan SMP."Semoga kita berhasil disetujui", terangnya.

Kemudian Kepala Desa Bantar Jati Supena Jaya Atmaja berharap, agar Pemerintahan Kecamatan, Kabupaten untuk lebih memperhatikan dan memfasilitasi Siti Fadilah putri dari putra Daerah Bantar Jati yang menjadi timnas tunggal putri Bulu tangkis yang berhasil membawa nama baik Indonesia dikanca Internasional.Semoga dengan acara Boling ini bisa membuat pihak kecamatan ataupun pihak Bupati jadi greget.

"Dan apa yang  kami usulkan mudah-mudahan terealisasi", pungkasnya (Rossa).
Editor : Redaksi