Ticker

6/recent/ticker-posts

One Day With Survivor Covid-19, Bima Arya : Saya Masih Ada Gejala


Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali berbagi pengalamannya menjadi seorang penyintas di acara One Day With Survivor Covid-19 Kota Bogor di Mall Botani Square, Sabtu (5/6/2021).

Dia menyebutkan, kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini dihadapi para pasien positif sudah lebih baik dibanding saat dirinya dinyatakan sebagai pasien positif Covid-19 pertama di Kota Bogor. 

"Tahun lalu ketika saya dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani perawatan, tidak banyak yang bisa dijadikan tempat bertanya. Kalau pun ada sedikit sekali, pasien ke ruangan sebelah atau berkomunikasi dengan pasien Covid-19 lainnya melalui hp," katanya.

"Banyak pertanyaan berkecamuk di benak kepala, ditambah kalau baca berita di media, situasi sedang seram-seramnya hingga saya putuskan 'puasa' sosmed untuk mengurangi tekanan secara mental. Kalau sekarang banyak tempat bertanya, di Kota Bogor sudah ada 14 ribu yang sembuh dari Covid," ungkap Bima Arya.

Saat menjalani perawatan menjadi masa yang penuh pembelajaran. Menurutnya, virus Covid-19 menyerang pikiran, perasaan, kemudian pernapasan. 

Dalam menghadapi kondisi tersebut harus selalu berpikir jernih, jangan terlalu dirasa, tetap optimis dan berpikir positif. 

Diakuinya sebagai penyintas ia masih merasakan Long-Haul Covid-19, yakni gejala yang mengacu pada gejala jangka panjang yang muncul setelah penderita dinyatakan sembuh dan setiap orang merasakan gejala yang berbeda. 

"Sampai kapan itu? sampai hari ini saya masih ada gejala Covid dan saya belum pulih 100 persen. Sesuai arahan dokter, jalani hidup sehat, fight, lawan terus. Jangan dirasa karena bisa down," akunya.

Wadah Teman Lawan Covid-19 (Temanco), yang digagas pasien Covid-19 Nomor 2 Kota Bogor, yakni Ara Wiraswara dinilai sebagai wadah yang luar biasa, karena bisa berbagi dengan orang yang tengah menjalani isolasi setelah dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian menyemangati yang sedang sakit, bahkan mampu mengingatkan kepada yang masih sehat. 

Puncak acara One Day With Survivor Covid-19 Kota Bogor di Mall Botani Square, dimulai sejak pagi dengan berbagai kegiatan diantaranya screening awal pengambilan plasma konvalesen dan aksi donor darah.  

Dalam acara itu dilaunching buku 'Antologi Kata Penyintas Covid-19' yang berisikan goresan tangan tujuh penyintas di Kota Bogor, diantaranya Ara Wiraswara sebagai penggagas, Kemal Mubarok, Ardan Maulana, Kang Luthfi Kurnia, Septian Awaludin dan Alya Azhari Basuki.

Buku Antologi Kata Penyintas Covid-19 mendapatkan apresiasi dari Bima Arya. Menurut dia, isinya tidak jauh berbeda dengan buku karyanya yang berjudul 'Positif'.

Ia berharap buku tersebut mampu memberikan motivasi bagi yang dinyatakan positif dan kewaspadaan agar tidak terpapar Covid-19. 

"Hari ini saya senang sekali banyak penerus yang memiliki niat yang sama dengan saya, berbagi, memotivasi, mencerahkan dan melindungi semua agar tidak terpapar Covid-19," ujar Bima Arya. 

Temanco dengan hastag #teunyalira merupakan gerakan berbasis relawan dalam membersamai para pasien Covid-19 untuk pemulihan psikis dan pendampingan ekonomi keluarga serta mengedukasi masyarakat yang turut berperan aktif memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.
Editor : Redaksi