Ticker

6/recent/ticker-posts

Wisata Taman Nasional Gunung Halimun Salak Terdapat Fenomena Alam Yang Menarik


Bogor, kabarpos.news-Wisata Taman Nasional Gunung Halimun Salak, yang bertempat di Desa Gunung Bunder 2, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terdapat fenomena alam yang menarik, keasrian hutan dan alam sekitarnya masih terjaga, pengunjung akan merasakan udara segar dan sejuk yang terbebas dari segala macam polusi.

Tidak heran, jika masyarakat Bogor maupun dari luar Bogor memilih wisata ini tempat hiburan, selain tempatnya indah, harga tiketnya pun murah, hari biasa 7500, hari libur 10 ribu, dibuka setiap hari mulai dari pagi.

Namun, dimasa pandemi, Pemerintah Kabupaten Bogor menutup tempat-tempat wisata termasuk Taman Nasional Gunung Halimun Salak, untuk meminimalisir penyebaran virus yang sedang mewabah.

Dimasa pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Pemerintah mengijinkan tempat-tempat wisata tersebut beroprasi kembali, tetap dengan protokol kesehatan.

Kendati demikian, Pengelola Taman Nasional Gunung Halimun Salak menyambut baik himbauan pemerintah tersebut.

"Alhamdulilah, bisa menerima wisatawan kembali.Kaitan dengan protokol kesehatan, akan kami kedepankan, sebelum dibuka, kita lakukan penyemprotan didalam maupun diluar area, dan dipintu masuk kita siapkan masker, tempat cuci tangan, pengecek suhu tubuh, antri menjaga jarak, diberlakukan sistem buka tutup.Bagi pengunjung yang tidak memakai masker, kami bagi masker", hal itu dikatakan oleh Yosi Sahriana selaku staff resort Taman Nasional Gunung Halimun Salak, pada Sabtu (5/6).

Ia menjelaskan, bahwa di Taman Nasoional Gunung Halimun Salak, menyajikan banyak tempat hiburan untuk dinikmati bersama keluarga maupun, sanak family diantaranya, air terjun dan bumi perkemahan, katanya.

Yosi mengutarakan harapannya, mudah-mudahan, jumlah pengunjung meningkat, tentu dengan mengedepankan protokol kesehatan, karena, kalau bukan oleh kita, oleh siapa lagi.

"Semoga Allah SWT mengangkat wabah corona ini, baik kami, maupun masyarakat, sudah lelah dan jenuh dengan kondisi pandemi ini".

Walaupun ekonomi sekarang terdampak oleh pandemi, namun, tetap saja masyarakat perlu hiburan, untuk melepas penat.Dan bila tempat-tempat wisata dibuka, perekonomian masyarakat akan meningkat, pungkasnya (Rossa).
Editor : Redaksi