Ticker

6/recent/ticker-posts

Politisi PDIP, Minta Polisi Panggil Gubernur Jabar Terkait Acara diMegamedung Bogor

KABARPOSNEWS.CO.ID.JAKARTA- Anggota Komisi III DPR, Trimedya Panjaitan meminta Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil turut diklarifikasi terkait kerumunan acara Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor. Hal ini agar pihak kepolisian tidak berat sebelah dalam mengusut pelanggaran protokol kesehatan.

"Polri juga harus ada equality before the law, kalau Anies dipanggil, Gubernur Jabar juga harus dipanggil. Judulnya klarifikasi, kan sama kerumunan," kata Trimedya, Selasa (17/11/2020).

Sekadar informasi, jajaran Polda Metro Jaya bakal mengklarifikasi, atau memintai keterangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pada hari ini. Anies bakal diklarifikasi soal kerumunan serta dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan Rizieq Shihab.

Rizieq Shihab kerap membuat kerumunan dalam setiap kegiatannya. Kerumunan pertama terjadi sesaat Rizieq tiba di Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Tak sedikit pendukungnya yang menyambut di sekitaran kawasan Bandara Soetta.

Kemudian, kegiatan kedua yakni, terkait acara Maulid Nabi di Tebet, Jakarta Selatan, yang dihadiri oleh Rizieq Shihab. Ketiga, acara di Pondok Pesantren miliknya, daerah Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Terakhir, acara pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta.

Menurut Trimedya, walaupun kegiatan lebih banyak di Jakarta, namun terdapat satu acara yang dilaksanakan di Bogor, Jawa Barat, dan mengundang kerumunan. Oleh karenanya, Politikus PDI-Perjuangan tersebut meminta agar Polri juga mengklarifikasi Ridwan Kamil.

"Walaupun jauh lebih banyak kualitas maupun kuantitas di Jakarta, Jakarta kan mulai dari menjemput, di Tebet, terus kemudian kemarin, tiga event. Kalau Bogor kan cuma sekali, tapi kan perlu ditanya juga," ucap Trimedya.

"Kalau Anies diklarifikasi ya Gubernur Jabar juga diklarifikasi. Toh juga Kapoldanya dicopot, Kapolres Bogornya dicopot. Jangan ada perlakuan yang beda juga," pungkasnya. LGR

(📸: Humas Jabar/ Rizal)