Ticker

6/recent/ticker-posts

Wartawan Kembali ke Marwah Sebagai Fungsi Kontrol Sosial.


Depok.Kabarposnews.co.id. Dalam menjalankan tugasnya, sejatinya  wartawan harus independen, ia berada pada posisi netral tidak berpihak kepada salah satu pihak tertentu. 
Dalam melaksanakan fungsi,hak,kewajiban dan peranan nya.

Pers di tuntut profesional dan terbuka untuk di kontrol oleh masyarakat.

Rambu rambu dalam menjalankan tugas tertera dalam Kode Etik Jurnalistik harus di pahami  seorang wartawan," Dimana ia harus bersikap Indepen
den,menulislkan berita yang akurat,berimbang dan tidak tendensius 

Demikian ungkap Kesit pemerhati Pilkada Depok,terkait maraknya penberitaan yang tidak akurat dan ber-itikad buruk,Sabtu (11/12/2020).

Kesit,sebagai warga Depok yang tinggal di perumahan Maharaja  Sawangan Depok yang juga  sekretaris di Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) DKI Jakarta, merasa prihatin atas pemberitaan terkait Pilkada Depok.

Di sela waktunya sebelum kembali ke rumah,bertempat di Pondok  ngopi jalan Margonda Raya,Ia berharap wartawan  dalam penulisan hendaknya profesional dan berlandaskan kaidah.Hal ini juga di tegas kan dalam pasal 7 ayat (2) UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers yang mengatakan,wartawan wajib memiliki dan mentaati Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Kesit menambahkan, wartawan harus menguji informasi,memberitakan secara berimbang,tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghaki mi,serta menerapkan asas praduga tak bersalah juga tidak ber-itikad buruk.

Dalam pemahaman dan kapasitasnya sebagai warga Depok,terkait pemberitaan yang keliru dan membuat tidak nyaman,harus melaporkan nya secara tertulis dan akan ada pemeriksaan atas laporan tersebut.Bila ada pelanggaran dan di anggap  bukan produk jurnalistik,ini dapat di kenakan UU ITE,tandasnya.

Disebut kan, salah satu pasal dalam KEJ terkait pemberitaan yaitu pasal 10 menyebut,wartawan Indonesia segera mencabut,meralat dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat di sertai dengan permintaan maaf kepada pembaca,pendengar dan atau pemirsa.

" Seyognya Wartawan. Depok kembali ke marwahnya sebagai fungsi kontrol sosial yang menyampaikan   satu peristiwa sesuai dengan  fakta  dan  pendapat, bukan mengarang." pungkasnya. (wis).
Editor : Redaksi