Ticker

6/recent/ticker-posts

Banyak Kejutan Dalam Pilchiksung Kecamatan Trienggadeng



Suasana Perhitungan Suara di TPS Pilchiksung Kecamatan Trienggadeng

Pidie Jaya | Kabarposnesw.co.id - Kandidat incumbent yang bertarung dalam Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) atau pemilihan kepala desa (pilkades) secara serentak di Pidie Jaya pada Rabu (31/03/2021), khusunya Kecamatan Trienggadeng banyak menimbulkan kejutan. Sederet calon Kechik yang berstatus petahana (incumbent) justru bertumbangan atas lawan-lawan yang dihadapi.

Berdasarkan hasil rekapitulasi perhitungan suara yang digelar di 10 gampong (desa) dalam Kecamatan Trienggadeng, persaingan para calon untuk merebut hati masyarakat cukup ketat. Dari 6 mantan keuchik (petahan) dan 4 mantan keuchik lama (periode berselang) yang kembali berebut kursi nomor satu di gampongya, hampir separuhnya kalah. Hasil akhir 6 diantaranya dimenangkan oleh wajah baru, dua  gampong dimenangkan mantan keuchik lama dan Dua gampong lagi calon petahana.

Di Gampong Tuengkluet, Rawasari, Cot Lheu Rheng dan Panton Raya, para calon keuchik petahana harus mengakui kemenangan pesaingnya. Begitu pula dua calon lainnya mantan keuchik lama dari Gampong Meue dan Tuengkluet, harus berbesar hati menerima kenyataan ini. Di Gampong Meue, Mukhtardani (mantan keuchik lama) yang memperoleh 383 suara harus menerima kekalahan dari pendatang baru Tgk. Zulkifli Ismail dengan selisih 60 suara.

Di Gampong Tuengkluet, dari tiga kandidat yang bertarung, Nasrul, yang tercatat sebagai petahana, justru berada di urutan terakhir. Dari 559 suara sah, petahana hanya meraup 146 suara. Sementara, dua kandidat lainnya, Badruddin meraih 201 suara, dan pemenangnya Salauddin mengantongi 212 suara. Untuk menang di gampong ini, Salauddin bukan tanpa perjuangan. Di pilkades periode lalu, ia sempat mencalonkan diri. Namun, rencananya kandas setelah kalah suara dengan Nasrul.

Calon petahana juga gigit jari di Gampong Rawasari, Ia adalah Mustafa.MY. Dari 625 pemilih yang hadir di TPS setempat, ia hanya memperoleh 164 suara. Sementara, rivalnya yang tercatat sebagai Teungku Imum Gampong tersebut menang besar, mampu meraih 452 suara. 

Di Gampong Cot Lheu Rheng, nasib petahana juga kurang beruntung. Dari empat kandidat, incumbent Bukhari berada di posisi kedua, dengan perolehan 125 suara. Calon lainnya semua pendatang  baru, Nasruddin di tercatat sebagai peraih suara terbanyak, yakni meraup 401 suara. Gunawan dan Fahmi masing-masing memperoleh 16 dan 3 suara.

Berlanjut ke wilayah selatan Kecamatan Trienggadeng. Terjungkalnya incumbent juga terlihat di Gampong Panton Raya. Di Gampong yang berada di kaki perbukitan ini, jumlah pemilih hanya 274 suara. Dari angka ini, Saifullah yang tercatat telah memimpin di gampong ini sejak 6 tahun terakhir tersebut kalah tipis dengan selisih 14 suara saja. Rivalnya Muhammad memperoleh 144 suara, sementara Saifullah dengan 130 suara. Tingkat partisipasi pemilih di gampong ini tertinggi dalam Pilkades ini yaitu  mencapai 90,1 persen dan tidak ada suara yang rusak.

Adapun calon petahana lainnya meraih kemenangan adalah dari Gampong Matang dan Tampui. Di Gampong Matang, Ibnu Abdullah memperoleh 150 suara sedangkan rivalnya Muhajir 20 suara. Di Tampui, Tgk. Dahlan menang dengan meraih 377 dan Suriadi calon lainnya medapatkan 304 suara.

Untuk Gampong Sagoe yang semua calon kaum milenial terjadi persaingan yang alot. Dari tiga calon yang merebut tampuk pimpinan di gamponnya masing-masing memperoleh suara, yaitu Mirza Januar (426 suara), M. Nasir (409 suara) dan Zulfikar (176 suara). 

Dua mantan keuchik lama yang kembali ingin memimpin gampong yang pernah ia nahkodai dulu, keduanya meraih kemenangan. Di Gampong Dee, Zulkifli Ahslan (144 suara) dan Junaidi (72 suara) serta Deah Ujong Baroh, Yusri M.Diah (324 suara) dan M. Rizal (75 suara). (**)

Editor : Redaksi