Ticker

6/recent/ticker-posts

Lacak Penyebaran Covid-19, Dandim Loteng Memantau Pelaksanaan Tracing


KABARPOSNEWS.CO.ID.Lombok Tengah - Dalam rangka melacak penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Komandan Kodim (Dandim) 1620/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP., memantau anggota Koramil 1620-01/Praya yang bekerjasama dengan Puskesmas Praya melaksanakan testing dan tracing terhadap warga yang terkonfirmasi Covid-19 di kelurahan Gonjak Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah pada Selasa (10/08/2021), untuk selanjutnya dilakukan treatment.

Dandim pada kegiatan tersebut mengatakan, pelaksanaan pelacakan Penyebaran Covid-19 melalui Tracing contact erat pasien terconfirmasi Covid-19, untuk mengetahui sejauh mana penyebaran dan penularannya di lingkungan tersebut.

Pada pelaksanaannya, kegiatan tersebut melakukan tes usap atau swab antigen kepada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang sedang menjalani Isolasi terpadu di rumah isolasi, untuk mengetahui perkembangan kondisi pasien lebih lanjut. Kepada mereka yang sedang menjalani isolasi, diberikan paket bantuan sembako dan makanan bergizi.

Dandim pada saat itu menjelaskan bahwa jajarannya di wilayah selalu siap sedia setiap saat membantu dinas kesehatan terutama tenaga kesehatan yang ada di wilayah binaanya masing-masing untuk bersama-sama terjun kelapangan melaksanakan kegiatan tracing maupun mengedukasi dan menghimbauan warga masyarakat untuk taat protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 ini.

"Seperti kita ketahui Babinsa dan Bhabinkamtibmas adalah petugas yang paling dekat dengan warga masyarakat di desa binaanya, sehingga merekalah yang selalu memberi pengertian kepada warga masyarakat tentang apa yang akan dilaksanakan" terang Dandim.

Menurutnya, pelacakan kontak adalah sarana untuk mengendalikan penyebaran penyakit menular seperti Covid-19. Konsep ini yang digunakan untuk mendeteksi jumlah orang yang terinfeksi setelah melakukan kontak dekat dengan kasus positif suatu penyakit.

"Kita melakukan contact tracing ini untuk mengendalikan laju penyebaran virus Covid-19 tersebut. Banyak orang kemudian dipantau dan dievaluasi saat diketahui pernah kontak dengan pasien positif Covid-19," ucapnya.

Ia menilai penularan virus ini bisa melalui percikan liur dari batuk, bersin atau saat berbicara, sehingga kontak dekat dengan orang yang terinfeksi virus memungkinkan terjadinya penularan. 

"Yang dekat dengan orang terinfeksi inilah yang berpotensi menyebarkan lagi virus saat berada di kerumunan. Sebab tak jarang di antara mereka bahkan tak menyadari telah membawa virus di tubuhnya, ungkap Dandim.

"Karena itu, penting melakukan penelusuran kontak dan mengendalikan pergerakan orang yang sudah berpotensi tertular tadi," lanjutnya.

Identifikasi terhadap orang-orang yang melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19 inilah yang merupakan konsep contact tracing. Gagasan di balik konsep ini adalah pencegahan penyebaran infeksi ke kerumunan besar atau komunitas melalui pemutusan rantai transmisi.
Editor : Redaksi