Ticker

6/recent/ticker-posts

Pangdam III/Siliwangi Apresiasi Penanganan Covid-19 di Kota Bogor


KABARPOSNEWS.CO.ID.Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengucapkan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Danrem 061/SK dan jajaran Forkopimda Kota Bogor atas usaha dan kerja kerasnya dalam menghadapi dan menangani pandemi Covid-19.
Hal ini disampaikannya saat kunjungannya ke Kota Bogor dirangkaikan dengan penyerahan obat-obatan dan bantuan paket sembako bagi warga Kota Bogor yang terdampak pandemi Covid-19 dan yang membutuhkan.
Selain obat-obatan, ada total ada 100 paket bantuan sembako dan 100 paket beras masing-masing seberat 10 kg yang diserahkan Pangdam/III Siliwangi, Danrem 061/Suryakencana, Sekda Kota Bogor, Dandim 0606 Kota Bogor, Kapolresta Bogor Kota dan Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor.
"Intinya dalam menghadapi dan menangani Covid-19 adalah disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, salah satunya mengenakan masker. 3M nya harus benar-benar kita jaga," kata Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto di Pasar Tekum, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (7/8/2021).

Pangdam III/Siliwangi berharap upaya yang dilakukan Pemkot dan Forkopimda Kota Bogor bersama seluruh pihak akan membuahkan hasil. Selain itu, dukungan dari warga Kota Bogor juga diperlukan.
Menurut dia, cukup banyak inisiatif yang diambil dalam penanganan pandemi Covid-19 di Kota Bogor, khususnya mengurangi mobilitas warga. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah yang luar biasa, salah satunya penerapan kebijakan Ganjil Genap.
"Kebijakan tersebut diikuti Kota dan kabupaten yang lain. Itu adalah inisiatif dan kreatif yang sangat tinggi, perlu mendapat apresiasi. Bantuan yang diserahkan juga sebagai upaya membantu masyarakat," ujar Pangdam III Siliwangi.
Di hadapan Pangdam III/Siliwangi dan semua yang hadir, Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah melaporkan kondisi Kota Bogor terbaru. Berdasar laporan, ada penurunan pada kasus dan keterisian tempat tidur, namun demikian seluruh lapisan dan unsur masyarakat Kota Bogor tetap diminta untuk hati-hati dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Dari seluruh jumlah penduduk Kota Bogor, sebanyak 3 persen  terpapar Covid-19 dengan kasus baru berjumlah 204 kasus," sebutnya.

Dalam menangani pandemi Covid-19 khususnya sejak diberlakukan PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Kota Bogor membentuk tiga posko, yaitu posko oksigen, posko pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 dan posko logistik bantuan sembako.
"Bersama-sama TNI dan Polri, kami saling bersinergi. Khusus posko pemulasaraan, kekurangan tenaga dalam mengurus jenazah Covid-19, secara cepat TNI Polri membentuk tim pemulasaraan. Demikian juga untuk pendistribusian bantuan sembako bagi masyarakat, TNI Polri dengan personil membantu hingga ke tangan masyarakat," jelas Syarifah.
Saat ini Pemkot Bogor tengah berusaha meningkatkan sasaran vaksin dengan membentuk tim dan menambah sentra vaksin. Hingga Sabtu (07/08), angka vaksinasi Kota Bogor sudah mencapai 41 persen.
"Kami terus kejar cakupan vaksin dengan tujuan mencapai herd immunity. Untuk sembako hingga hari ini sudah 17 ribu paket sembako yang didistribusikan kepada warga yang membutuh akibat terdampak pandemi," ungkap Syarifah.
Hadir mendampingi Pangdam III Siliwangi, di antaranya Danrem 061/SK, Brigjen TNI Achmad Fauzi bersama Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf. Roby Bulan, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.
Selain itu turut hadir Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor, Eka Wardhana, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Theofilo Patrocinio Freitas, Sekretaris Dinas Sosial Kota Bogor, Tini Sri Agustini dan Koordinator Posko Logistik PPKM, Muzakkir.
Editor : Redaksi