Ticker

6/recent/ticker-posts

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Pentingnya Menjaga Kebersihan, Katar Bojongrangkas Gelar Seminar


Bogor | Kabarposnews.co.id-Kebersihan pangkal kesehatan, begitulah kata pepatah, namun masih banyak saja masyarakat yang kurang sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam rangka tingkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar, pemuda Karang Taruna Darma Bhakti Desa Bojongrangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, menggelar seminar, di Aula Kantor Desa Bojongrangkas tersebut.

Dalam kegiatan Seminar tersebut, Katar Darma Bhakti menghadirkan pihak Bank sampah Mandiri dan pihak-pihak yang bekerjasama dengan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penggadaian wilayah Kecamatan Ciampea sebagai narasumber.Tampak pula hadir juga, Kepala Desa Bojongrangkas, pada Sabtu pagi (28/8).

Dalam keterangan ketua pelaksana seminar Supriyono juga sebagai wakil ketua Katar mengatakan,"Karang taruna inikan organisasi pemuda, maka dalam kegiatan ini kami mencoba  melibatkan khususnya pemuda pemudi yang ada di Desa Bojongrangkas.Dalam kegiatan hari ini yang kami undang ketua Katar setiap wilayah bagian unit dan perwakilan setiap Rt diwilyah masing-masing.Apa yang disampaikan oleh narasumber sebagai sosialisasi kepada masyarakat masing-masing yang akan disampaikan oleh yang hadir pada hari ini.Diharapan perwakilan tiap Rt dan Katar per unit atau per Rw ini menjadi satu organisasi yang akan mengelola sampah nanti, katanya.

Dijelaskan Supriyono, kenapa kami katar Desa Bojong Rangkas  membahas terkait sampah pada seminar ini, karena seperti yang kita ketahui kalau sampah itu adalah masalahnya mendunia, sedangkan kita perhatikan masih banyak masyarakat kesadarannya  peduli sampah dilingkungan itu masih minim.Untuk itu dalam kegiatan seminar ini kita pilih pengelolaan sampah, ternyata dari sampah itu banyak hal atau keuntungan yang bisa kita peroleh, tapi harus dipilah pilih mana sampah yang non organik dan yang organik, sebab baik sampah yang organik maupun yang non organik, jadi sesuatu yang bisa menghasilkan."Menurut narasumber dari penggadaian memilah sampah menabung emas,", ujarnya.

Lanjut Supriyono, bahwa anggota Katar Darma Bhakti Desa Bojongrangkas berjumlah sekitar 32 orang.Desa Bojongrangkas ada terdiri dari 9 Rw, dimana satu Rw ada satu Ketua Katar unit dan anggotanya masing-masing Rt.Selama pandemi Alhamdulilah Katar Darma Bhakti selalu melaksanakan kegiatan bhakti sosial seperti penyemprotan dan memberi bantuan paket sembako untuk warga yang menjalani Iolasi Mandiri (Isoman) diwilayah masing-masing.Selain itu, ya kita siraturahmi aja namun tetap mengkaji kegiatan apa yang mungkin bisa kami lakukan.Adapun anggaran untuk membantu warga tersebut, kesadaran dari setiap anggota kita swadaya, karena kita tidak tau mau minta bantuan kemana dan pada siapa, syukur Alhamdulilah Kepala Desa sangat mendukung sekali dengan semua kegiatan katar, ungkapnya.

Sementara Ketua Katar Darma Bhakti Bojongrangkas Arif Hadian menambahkan, kita akan merealisasikan apa yang dibahas pada seminar hari ini dengan membuang sampah menghasilkan emas seperti yang disampaikan oleh ketua pelaksana.Kita coba untuk masing-masing wilayah agar lebih meningkatkan lagi kesadarannya bahwa sampah organik dan non organik menjadi uang ini yang kita pengen sasar.

Sebenarnya di Desa Bojongrangkas ini ada pengangkutan sampah ditiap masing-masing wilayah, tapi itu belum dikoordinir mungkin oleh lembaga atau dari pihak Desa, ini kita coba untuk mengkoordinir semuanya.Mudah-mudahan katar inilah yang akan bisa mengkoordinir semua, hanya tinggal nyari tempatnya saja yang kita pikirkan, imbuhnya.

Selanjutnya ketua katar ini mengutarakan harapannya,"Alhamdulilah kita juga ada unit usaha jual air mineral dan beras dari hasil yang terjual kita sisihkan untuk uang khas katar.Harapan saya, agar pemuda-pemudi Bojongrangkas ini jangan sampai ada waktunya yang terbuang, apa lagi sampai nganggur, jangan sampai juga ada yang berbuat negatif," pungkas Arif Hadian.

Reporter : Rossa
Editor : Redaksi