Ticker

6/recent/ticker-posts

Warga Ciampea Udik Teteskan Air Mata, Bagaikan Mimpi Disiang Hari

Bogor, kabarposnews.co.id-Setelah bertahun-tahun lamanya menantikan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), kini warga Kp.Kebon Kopi, Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, akhirnya bisa bernapas lega.

Setelah Pemerintah Desa Ciampea Udik melaksanakan pembangunan TPT yang berlokasi tersebut diatas dengan menggunakan bantuan keuangan Satu Milliar Satu Desa (Samisade) yang digelontorkan oleh Bupati Bogor, Hj.Ade Munawaroh Yasin.

Samisade yang merupakan program unggulan Bupati Bogor ini, digagas selaras dengan programnya pancakarsa yakni Bogor membangun, dimana Samisade difokuskan untuk peningkatan pembangunan infrastuktur diwilayah pedesaan sekaligus memberi peluang pekerjaan bagi warga Kabupaten Bogor.

Dalam keterangan H.Cecep Basarudin Kepala Desa Ciampea Udik menuturkan, bahwa memang pembangunan TPT tersebut, sudah lama dinanti-nantikan oleh warga khususnya wargs Kp.Kebon Kopi, karena ketika hujan wilayah tersebut selalu banjir.Alhamdulilah dengan bantuan keuangan yang digelontorkan oleh Bupati Bogor kami bisa mewujudkan apa yang dinanti-nantikan oleh warga, karena sekarang Dana Desa sejak virus corona mewabah sudah tidak bisa dipakai untuk pembangunan infrastuktur, pemerintah memfokuskan pada penangan covid-19, sehingga pembanguan yang sudah kita rencanakan ditunda", katanya pada pewarta saat disambangi dikantor Desa pada Kamis Pagi (26/8).

Menurut Cecep, Insya Allah dengan dibangunya TPT yang tak jauh dari aliran sungai yang sangat deras, ketika musim penghujan airnya meluap kepermukiman warga ini diharapkan tidak hanya bisa menahan aliran sungai juga meminilimasir terjadinya luapan air yang kerap menimbulkan kekhawatiran warga, agar warga tidak perlu khawatir lagi.Dan ini merupakan bagian dari upaya kami pemerintah Desa dalam mewujudkan apa-apa yang dinanti-nanti oleh masyarakat selama ini, ujarnya.

Terpisah, Ketua Tim Pelaksanaan Kegiatan (TPK) TPT Desa Ciampea mengatakan, Dalam pelaksanaan pembangunan TPT sepanjang 450 meter, tinggi 2 meter ini, kami mengutamakan mutu dan kualitasnya, agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam waktu yang lama, selain itu, karena pembangunan ini menggunakan anggaran dari Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bogor, yang mana ada penanggung jawaban penggunaannya dikemudian hari, ungkapnya.

Pembangunan TPT ini sesuai dengan RAB."Kami siap semua pihak untuk melakukan pengawasan terkait pembangunan yang sudah maupun yang akan kami laksanakan", tegasnya.

Kalau, melaksanakan pembangunan apapun, harus dilaksanakan sesuai dengan RAB jangan asal-asalan atau asal jadi, agar anggaran dari pemerintah bermanfaat bagi warga sehingga anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah tidak habis sia-sia, apalagi Samisade ini dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor, urainya.

Ditambahkannya, bahwa pelaksanaan pembangunan TPT tersebut melibatkan warga setempat sesuai himbauan atau peraturan yang ditetapkan oleh Bupati.

Samisade, tak hanya untuk peningkatan pembangunan infrastuktur diwilayah pedesaan, namun memberi peluang pekerjaan bagi ribuan masyarakat Kabupaten Bogor khususnya masyarakat Desa Ciampea Udik.Samisade sangatlah membantu pemerintahan Desa dalam merampungkan pembangunan infrastuktur diwilayah Desa.

Tentu saya berharap, bantuan keuangan Samisade  bisa terus berjalan setiap tahun, jika jalan di Desa semua baik, maka akan memperlancar segala kegiatan roda perekonomian masyarakat sehingga ekonomi masyarakat yang terdampak oleh pandemi bisa kembali pulih, ungkapnya.

Salah seorang warga yang tak mau disebut namanya,  bersyukur dan berterimakasih kepada Kepala Desa beserta jajaran khususnya Bupati Bogor, apa yang kami nanti-nantikan selama ini bisa terealisasi.INI BAGAIKAN MIMPI DISIANG HARI",  pungkasnya sembari meneteskan air mata.(Rossa).
Editor Redaksi