Ticker

6/recent/ticker-posts

Ormas Luar Bikin Kisruh, Warga Bojong Koneng Pasang Spanduk Tolak Ormas dari Luar


Babakan Madang | Kabarposnesw.co.id  - Warga Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor resah dengan makin maraknya pembangunan vila-vila ilegal. Selain tak berizin, vila-vila ilegal ini berdiri tidak tertata di atas lahan milik PT Sentul City Tbk (SC)  sebagai pemegang izin lokasi dan akas sertifikat tanah. SC sebagai pengembang yang berbasis komunitas bersinergi dengan masyarakat setempat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Namun para spekulan  yang memiliki Villa ilegal tersebut justru menambah keresahan bagi warga kampung asli apalagi dengan mendatangkan ormas ormas luar dengan dalih mengamankan Villa villa mereka. Dan sering memprovokasi warga kampung setempat. 

“Yang ribut ribut itu kan spekulan berdasi. Mereka kerahkan ormas dan menyewa pengacara segala macam. Kami menolak kehadiran ormas yang telah membuat keributan di desa kami,” ujar Halim, Ketua RW 09 salah satu kampung, Desa Bojong Koneng, dalam keterangan persnya Sabtu (4/9).

Menurut Halim, pihaknya telah memasang spanduk spanduk protes kepada para pemilik vila liar tersebut yang sengaja  mengerahkan ormas untuk membuat kisruh. 

“Kita warga di sini damai-damai saja. Justru ketenangan kami terusik karena mereka datangkan orang luar ke kampung kami. Itu yang buat kami marah,” tegasnya. 

Hal senada diungkapkan Oman, Ketua RW 11 kampung Gunung Batu Kidul. Masalah yang terjadi bukan antara PT SC dengan warga tapi terhadap para spekulan yang memanfaatkan  petani penggarap asli untuk mengambil alih hak garap, dan diam diam menduduki tanpa izin dengan tanpa hak di lokasi areal milik PT SC dengan tujuan memiliki dan menguasai tanah dan kini telah membangun vila vila ilegal. 

“Perusahaan dengan kami gak ada masalah. Yang bikin masalah itu mereka yang ngaku ngaku pemilik tanah bawa bawa ormas dan juga sewa pengacara cari sensasi membuat provokasi seolah ada keributan di video dan diviralkan,” ujarnya.
Apalagi, kata Oman warga juga mendukung program SC yang sudah berjalan adalah  bekerja dengan kepala desa terkait dengan kegiatan kegiatan sosial dan kemasyarakatan serta CSR (Corporate Sosial Responsibility) yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat desa  sekitar dalam bentuk kegiatan Ladang pahala SC peduli dalam pembagian bingkisan yang rutin kita selenggarakan selama hampir 1,5 tahun terutama dimasa pandemi ini.
Seperti Kegiatan “Sentul City Peduli Sesama” dengan memberikan bantuan 100 paket bahan pokok Jumat, (3/09 lalu Bantuan paket bahan pokok diperuntukan bagi warga yang tinggal di 4 wilayah Rukun Warga Kampung Cikeas Desa Bojong Koneng Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Bantuan tersebut diserahkan kepada RT dan RW setempat yang kemudian dibagikan langsung kepada warga di wilayah masing-masing. 

H. Imay, Ketua RW 10 Kampung Cikeas Desa Bojong Koneng mengatakan bantuan yang diterima warga di wilayahnya bukanlah yang pertama kali diberikan oleh SC.  Selain bantuan sembako yang diberikan, SC juga turut serta membantu perekonomian warga dengan memberikan kesempatan pekerjaan bagi masyarakat di wilayahnya. 

" Alhamdulillah ini sudah kesekian kalinya  Sentul City memberikan bantuan. Kami merasakan langsung  keberadaan Sentul City sungguh sangat membantu warga dan mengurangi pengangguran di desa kami, bulan Agustus ini juga baru saja PT SC menyelenggarakan Vaksin gratis bagi warga sekitar, dan 6000 an warga telah tervaksin, yang menarik SC juga memberikan bingkisan kepada warga setelah pulang dari Vaksin, alhamdullillah lah terimakasih kepada pak Camat ibu Bupati dan juga PT SC", ujarnya (*)

Editor : Redaksi