Ticker

6/recent/ticker-posts

SMPN 1 Kemang Melaksanakan PTM Terbatas


Bogor, kabarposnews.co.id-SMP Negeri 1 Kemang yang berada diwilayah Kecamatan Kemang, melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Setelah sekian lama para siswa yang menimba ilmu di SMPN 1 Kemang tersebut, belajar secara Dalam Jaringan (Daring) alias online, kini mereka bisa mengikuti PTM meski terbatas.

Sekolah yang dinakhodai oleh Hj.Dini Kurniani ini dalam persiapan protokol kesehatan sudah mantaf 100 % baik manual maupun Digital.Sebelum PTM dimulai, SMPN 1 Kemang ini melaksanakan vaksinasi khusus bagi para siswa, bekerjasama dengan Puskesmas Jampang.

"Kami sudah melaksanakan PTM, walaupun hanya sebagian siswa yang melaksanakannya, dibagi dua sip, jadi hanya dua jam disekolah, satu mata pelajaran satu jam, karena pembelajaran google kelasroom tetap kami lakukan, jadi 50 % siswa yang datang kesekolah itu hanya untuk menyampaikan keluhan-keluhan atau kesulitan ketika pembelajaran online, artinya anak sudah terbiasa, dan kamipun para guru, awalnya hanya 50% disekolah, tapi sekarang Alhamdulilah, sudah hampir 100%.Menurutnya, kalau cuma satu jam disekolah, tidak akan bisa maksimal.Jadi siswa datang kesekolah kalau mereka ada kendala-kendala dalam pelajaran, dan guru yang datang kesekolahpun sesuai mata pelajaran masing-masing", kata Fitri Wakil kesiswaan SMPN 1 Kemang saat disambangi di Sekolah tak lama ini.

Terkait persiapan protokol kesehatan, kami sudah siap/stanbay, persiapanya cukup, baik yang manual maupun yang Digital.Berdasarkan isian formulir para orangtua, dari hampir 1200 lebih siswa disini hanya 850-an yang siap divaksin, sebagian vaksin mandiri, dihari pertama dan kedua ada 68 orang yang ditunda, itu hasil skring dari dokter karena memang dia lagi plu dan batuk, jadi bukan siswanya yang tidak mau, memang ditunda dari dokter, bagi yang ditunda nanti bisa langsung ke Puskesmas Jampang.Untuk vaksin tahap kedua nanti diakhir bulan September, ungkapnya.

"Untuk PTM ini, Alhamdulilah para orangtua sudah setuju, kami tinggal menunggu arahan dari Bupati, misalkan seperti diwilayah-wilayah zona hijau sudah diperbolehkan untuk PTM 100%, kami siap 100 %", tegasnya.

Selanjutnya dia mengutarakan harapannya, saya berharap, semoga cepat benar-benar untuk tatap muka 100 %, karena yang dikhawatirkan selama ini dengan pembelajaran online ini sangat tidak terpantau, terutama dikarakter, sangat  membunuh karakter siswa banget, tapi disisi lain, ada hikmah dari pandemi ini, dari mulai anak hingga kita jadi melek Teknologi.

Jadi walaupun sudah tatap muka, online tetap masih kami gunakan, artinya justru untuk membantu ditatap muka, jadi malah kebalikan, kalau kemarin online dibantu untuk PTM, kalau nanti mungkin online akan kita kombinasikan untuk pembelajaran.Hikmahnya seperti itu dengan adanya covid-19 kita belajar online", pungkasnya.(Rossa).
Editor Redaksi