Ticker

6/recent/ticker-posts

PARA SANTRI PONPES GLOBAL IKHWAN, KAMI INGIN BELAJAR DENGAN TENANG, SEMOGA MASALAH INI CEPAT SELESAI

             Kegiatan Pengajian Para Santri global Ikhwan

Bogor,  kabarposnews. co. id--Penggusuran Tanah dan lahan  yang diduga akan dilakukan oleh PT. Sentul City terhadap Yayasan Pendidikan Pondok pesantren Global Ikhwan yang berlokasi di Desa Cijayanti,  Kecamatan Babakan Madang,  Kabupaten Bogor, sangat berdampak buruk pada psikologis para santri.Minggu,(17/10/21)

Menurut salah seorang santri Yayasan Ponpes Global Ikhwan,  terus terang saya kaget tiba-tiba ada alat berat datang didepan Pos Jaga Depan ,  sebelumnya ada beberapa orang yang datang kesini meminta kita untuk mengosongkan ponpes, sebagai santri diponpes Global Ikhwan,  tidak mungkin kami berdiam diri,  semoga masalah ini cepat terselesaikan,  jangan ada lagi masalah dari luar,  agar kami bisa belajar dengan tenang, sebab dengan adanya masalah ini,  sangat-sangat mengganggu aktifitas kami seperti mengaji dan kegiatan agama lainnya", katanya saat ditemui oleh awak media di Ponpes Global Ikhwan pada Jumaat pagi (15/10/21)

Ditempat yang sama kuasa hukum Yayasan Global Ikhwan Gumawan Harahap, S. H., M., H mengatakan,  terkait  adanya klem sepihak dari Sentul City bahwa dapat kita sampaikan,  kita punya legal standing yang jelas dari klein kita,  dimana lahan yang dikuasai oleh Yayasan Global Ikhwan ini dapat kita sampaikan, bahwa riwayat  kepemilikan lahan tanag garapan ini,yang mana hak adendumnya yang kita  punya sampai selanjutnya garapan itu kita peroleh dengan secara aturan yang diperkenankan oleh undang-undang, makanya kita akan tetap bertahan dalam konteks sesuai hak yang kita miliki, terangnya.

Lanjutnya, Adapun klem yang dinyatakan oleh Sentul City,  ya sah-sah saja,  silahkan mereka klem sepanjang mereka bisa membuktikan apa yang mereka klem itu, nah dimana  ajang pembuktiannya ya kalau pengen diuji secara hukum, ya ranahnya dipengadilan, sepanjang mereka tidak menggangu kepentingan hukum dari klien saya ya kita masih welcom, kalau kita mau diajak diskusi ya kita hadiri undangannya,  hari ini kita diajak untuk diskusi, sepanjang diskusinya masih on the track ya kita layani, kalau memang mereka ingin menempuh melalui jalur hukum, ya kita juga layani,  artinya tanah yang digarap oleh Yayasan pesantren Global Ikhwan ini legal standingnya jelas dan Sah. 

Justru kita menjadi  heran, kenapa baru hari ini mereka mengklaim tanah tersebut,  padahal  kita menguasai lahan tanah garapan ini sudah hampir kurang lebih 6 tahun,  menjadi tanda tanya besar, kenapa baru diklaim hari ini, kemana mereka selama kurang lebih 6 tahun,  tiba-tiba mereka datang memberikan  surat somasi ke- I dan akan melakukan penggusuran secara sepihak,dengan mengatakan  bahwa  Tanah dan lahan ini adalah  milik  mereka,  ujarnya. 

                 Tanah Lahan Yang Akan diGusur

Sambungnya,  kami sedang upayakan peralihan hak dari hak garap ke sertifikat, cuman masih dalam proses tapi keburu  mereka sudah  mengklaim bahwa itu milik mereka, kalau mereka membuka upaya damai,  upaya damai dalam arti bukan kita yang salah ya, artinya mereka mengklaim sepanjang mereka bisa membuktikan ya kita akan uji ini dalam segi hukum,  kalau memang mereka sadari bahwa mereka keliru ya mereka minta maaf kepada kita,  kita juga welcom.

Sebenarnya kita merasa terganggu artinya  terganggu dalam hal mental dan fisikis anak-anak didik dipesantren ini,  dengan adanya mereka melakukan upaya-upaya premanisme,  datang bergerombolan orang dengan cara mengintimidasi, sebenarnya itu sudah masuk kategori perbuatan yang tidak menyenangkan terhadap clain saya,  sudah kurang lebih tiga kali mereka datang.

                 Beko Dari PT Sentul City yang akan gusur pesanteren tsb

Saat diskusi nanti,  sepanjang ada win-win solusen yang ditawarkan, kita akan coba pelajari dulu,  ya kalau merugikan hukum clain saya,  ya kita akan bertahan dan tetap pada posisi kita,  kami dapat pastikan bahwa penguasaan lahan ini sah secara hukum, kami tetap pertahankan, kliean saya menguasai lahan ini sah secara hukum, kita memperolehnya secara baik dan benar  dengan dibuktikan adanya atas hak maupun legal standing, ungkapnya. 

Sementara wakil Kepala Sekolah Yayasan Pendidikan Ponpes Global Ikhwan  Ustadz Edro Irfan menyampaikan, bahwa kami tidak membebankan biaya apapun kepada para orangtua santri disini, sosial sumber dana yang kita dapat dari donasi para donatur, sebab kita melihat pendidikan ini suatu hal yang penting unuk anak-anak,  jadi kita perlu memastikan mereka mendapatkan pendidikan yang baik.Disini selain kita ada kelas,  kami juga mengajarkan anak-anak tentang bagaimana kehidupan dalam pertanian,  kemudian perternakan, mengurus atau mengelola perternakan dari mulai hewan kecil seperti kelinci hingga sapi dan ikan, untuk belajar praktek dalam kehidupan mereka.

Alhamdulilah, hubungan kami selama ini dengan warga sekitar cukup baik,  dari yayasan sendiri memang membuat program-program sosial yang mana pada kegiatan sosial tersebut banyak melibatkan warga sekitar,  urainya. 

Masih kata ustadz, terkait dengan perijinan,  memang kita lagi proses pengurusan perijinan untuk sekolah sendiri,  cuman memang disini karena tadi masalah sertifikat itu suatu hal yang memang perlu diurus,  jadi itu dalam proses."Harapan saya,  tentu kita ingin keadaan kembali normal, supaya kita lebih konsentrasi untuk pendidikan,  sebab pendidikan ini bukan hal yang kecil, kalau misalnya kita terganggu seperti saat ini mungkin efeknya akan berlaku beberapa tahun bahkan mungkin sampai puluhan tahun kedepan mengganggu fisikologis anak-anak", pungkasnya.

(Rossa).
Editor Redaksi