Ticker

6/recent/ticker-posts

Pengamat Percaya TNI-POLRI Mampu Ungkap Penembakan Intel TNI di Aceh

KABARPOSNEWS.CO.ID |  Banda Aceh - Peristiwa penembakan yang mengakibatkan Dantim BAIS Kapten Inf Abdul Majid meninggal dunia hingga saat ini masih dalam penyelidikan Aparat Keamanan.

Diketahui, Komandan kesatuan BAIS di Pidie, Kapten Inf Abdul Majid menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (28/10/2021) sore, diduga ditembak oleh OTK ketika sedang mengendarai kendaraan roda empat.

Saat dikonfirmasi Dialeksis.com, Pengamat Politik dan Keamanan Aryos Nivada mengatakan, pihak TNI-POLRI mempunyai kemampuan dalam memenuhi harapan publik Aceh untuk mengungkapkan kasus penembakan itu secara terang benerang.

"Mulai dari mengungkapkan pelaku, motif, dan modus penembakan. Sehingga menjadi satu kejelasan yang dapat dipertanggung jawabkan secara hukum," ujar Pendiri Jaringan Survei Inisiatif (JSI) itu. 

Aryos menegaskan, kejadian penembakan itu jangan sampai menjalar pada instabilitas keamanan sehingga perlu ekstra cepat dalam penyelesaian kasusnya.

Menurutnya, kedamaian di Aceh wajib dipertahankan dan dilestarikan jangan sampai disebabkan kasus penembakan itu membuat kondisi perdamaian di Aceh kembali terguncang.

"Siapapun pelakunya harus diberikan efek jera melalui hukuman berat sehingga tidak akan mengulangi hal serupa," ungkapnya. 

Dari peristiwa itu, lanjutnya, masyarakat harus menjaga diri agar tidak terprovokasi dan memberikan dukungan kuat kepada TNI-POLRI untuk mengungkap kasus ini secara transparan.

Editor Redaksi
Sumber :Dealeksis.com