Ticker

6/recent/ticker-posts

PTM Terbatas SD Negeri Jampang Hambulu Terapkan Prokes Secara Ketat


Bogor, kabarposnews.co.id-SD Negeri Jampang Hambulu melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 secara ketat, sebagai mana yang dihimbau oleh Pemerintah.

Disambangi, Kepala SDN Jampang Hambulu Hj.Sri Rochimini, S.Pd.SD mengatakan,"PTM terbatas ini, kita mulai dari tanggal 27 bulan September dengan prokes secara ketat, tapi hanya sebagian  50% yang mengikutinya, kemudian per sip, sip pertama pulang, dilanjutkan dengan sip yang kedua, dengan durasi 2 jam dan jarak 1,5 meter", kata kepsek pada Senin (4/10).

Menurut kepsek, bahwa sekolah yang  dipimpin olehnya, hanya ada 15 rombel sedangkan jumlah keseluruhan murid hampir 571 orang, jadi jam 3 sore kita baru selesai, makanya kita harus benar-benar membagi waktu.Mulai dari siswa sampai orangtua sangat antusias sekali dengan dilaksanakan PTM ini, bahkan ada diantara orangtua tersebut nangis-nangis didepan saya, dia mengatakan, kalau bisa masuk terus anak-anak bu, karena dirumah hanya ada satu hp, sedangkan anak yang sekolah ada tiga orang, yang satu SMP dan yang satu lagi SMA, syukur Alhamdulilah respon dari orangtua  sangat bagus.

Bagi siswa yang tidak memiliki hp, mereka datang kesekolah untuk mengambil tugas disekolah.Namun, bagi yang mempunyai hp, tapi tidak punya kuota, pernah ada bantuan kuota dari Kementerian, kemudian kadang-kadang ada bantuan dari Axis.Selama Daring hampir dua tahun dari tanggal 13 Maret 2020 sampai sekarang berjalan lancar tidak ada klaster baru disini, tentu tidak luput dari peran serta orangtua yang memastikan anak-anak mereka disiplin protokol kesehatan, terangnya.

Selanjutnya Kepsek mengutarakan harapannya,"Kedepan harapan saya, memang harus 100% digital tatap muka, karena dengan  pembelajaran secara online tidak terpantau terutama dikarakter, sangat membunuh karekter siswa banget", tutup kepsek.

SDN Jampang Hambulu yang bertempat di Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten bogor, dengan tenaga pengajar 17 orang, 15 rombel, telah berhasil  mengukir banyak prestasi, diantaranya sabet juara II tingkat Kabupaten pada perlombaan tatakelola Bos.(Rossa).
Editor Redaksi