Ticker

6/recent/ticker-posts

Terapkan Prokes Secara Ketat, SDN Bojong 02 Laksanakan PTM Terbatas


Bogor,  kabarposnews. co. id - SD Negeri Bojong 02 yang beralamat di Jl.Raya Bojong,  Rt. 01 Rw. 01, Desa Bojong,  Kecamatan Kemang,  Kabupaten Bogor,  Jawa Barat, melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)  terbatas dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes)  Covid-19 secara ketat.

Kepada awak media,  Kepala SDN Bojong 02, Siti Khodijah menjelaskan, "bahwa pihaknya sudah melaksanakan PTM terbatas,  namun di off selama dua hari yakni Senin dan Selasa,  karena  siswa kelas 5 melaksanakan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), dimana ANBK tersebut bukan untuk mengambil nilai kelulusan melainkan hanya untuk pemetaan, hari ini Selasa adalah hari kedua", katanya diruang kerjanya pada Selasa Pagi (19/10).

Dijelaskanya,  bahwa PTM SDN Bojong 02 digelar dua sip, dengan jumlah murid  terbagi 2 tergantung  masing-masing kelas,  semisalnya seperti kelas 5 ada 33 orang siswa dibagi menjadi 16, 17, sip satu hari senin kemudian hari selasa sip yang kedua, setengah masuk, setengah libur,  meski anak-anak dirumah,  namun mereka tetap mendapat hak.Untuk durasinya berbeda,  namun kapasitas kelasnya sama,  kelas 4,5 dan 6 120 menit,   kelas 1,2 dan 3, 90 menit. 

Terkait prokes,  pihak SDN Bojong 02 ini sudah menyiapkan westafel,  kemudian lanjut bermasker dan duduk memakan jarak.Pasalnya menurut Siti Khotijah, kalau jumlah siswa tersebut dibagi tiga,  sayang, karena mereka sempat ketemu hanya dua kali,  makanya dijadikan 16,17, tapi tetap disiapkan bangku kapasitas penuh walaupun tidak semua yang masuk, terangnya.

Menurut Kepala SDN Bojong 02 ini,  PTM terbatas tersebut dimulai pukul 08:00 pagi, diawali dengan siswa kelas satu durasi 1,5 jam pulang,  kemudian dilanjutkan dengan siswa yang masuk siang yakni kelas 4.SDN Bojong 02 hanya ada 8 Rombel, jumlah siswa keseluruhan disini 209, ujarnya. 

Dijelaskannya,  PTM terbatas SDN Bojong 02 berjalan lancar, namun  menghadapi kesulitan terkait ruang kelas, setelah sip 1 pulang,  kami harus membersihkan kelas dari jam 1 sampai 1.30 beres-beres, harapannya,  sekolah kami SDN Bojong 02 ini cepat ditingkat. 

Lebih jauh Kepala SDN Bojong 02 ini menjelaskan,  bahwa ditahun 2016 kami pernah kebanting kelas 1 hanya 7 orang. Namun, kami terus berupaya bagaimana menarik minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di SDN Bojong 02.

Meski jumlah siswa kami sedikit, Alhamdulilah SDN Bojong 02 sering ikut even dramben, dan  kami sudah punya jadwal 2 even yakni tanggal 23 Maret dan 12 April, dari mulai guru drumbend sampai jadwal sudah ok, namun dihari H lomba,  covid datang sehingga ditunda pada bulan juni kemarin, meski begitu kami tetap semangat karena bisa lomba dibulan juni tersebut, anak-anak juga sudah semangat sampai-sampai mereka latihan dua kali sehari.

"Prestasi rating tertinggi SDN Bojong 02, pernah meraih juara satu mayoret Tingkat Nasional,  kemudian juara 3 divisi umum Tingkat Nasional, itu unggulan kami".
Respon orangtua terkait pelaksanaan PTM ini, cukup baik, tak hanya itu para siswapun sangat antusias datang kesekolah.Dengan adanya covid, siswa kekas 1 jadi bisa mandiri, dimana sebelumnya mereka ditunggu oleh orangtua, bahkan ada orangtua yang nyelonong kedalam kelas mengantar anaknya, dengan adanya covid orangtua siswa bisa melepas putra-putri mereka.Harapan saya, kerjasama dari seluruh orangtua,  kami jadi besar karena orangtua siswa, pungkas Kepala SDN Bojong 2 Siti Khotijah sembari tersenyum.(Rossa).
Editor Redaksi