Ticker

6/recent/ticker-posts

Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi Minta Laporan Masyarakat Terkait Kinerja Jaksa Segera Direspon dan Ditindaklanjuti


Kabarposnews.co.id.Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia, Dr Setia Untung Arimuladi meminta jajarannya di Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Republik Indonesia (Jamwas) agar responsif, cepat dan cekatan dalam merespon laporan masyarakat terkait kinerja para Jaksa. 

Hal itu disampaikan Setia Untung Arimuladi yang juga Ketua Tim Reformasi Birokrasi Kejaksaan Republik Indonesia itu, ada penutupan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Pengawasan Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2021, Rabu (06/10/2021). 

Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia, Setia Untung Arimuladi menyampaikan, fungsi bidang pengawasan adalah vital. 

“Oleh karena itu terus optimalkan tugas dan fungsi Bidang Pengawasan dengan melakukan monitoring dan evaluasi. Agar setiap laporan dan pengaduan masyarakat dapat direspon dengan cepat,” tutur Setia Untung Arimuladi. 

Pria yang akrab disapa Pak Untung ini menutup Rakernis Bidang Pengawasan Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2021, secara virtual melalui zoom meeting, dari ruang kerja Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia, di Kebayoran Baru Jakarta Selatan. 

Mantan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Republik Indonesia (Kabandiklat) ini menekankan, setiap kinerja Jaksa harus diawasi dan dievaluasi. 

“Tanpa evaluasi, kita tidak akan pernah maju. Karena hanya dengan evaluasi kinerja, kita menjadi mengetahui kelebihan dan kekurangan, sehingga bisa memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada,” ujar Untung. 

Lebih lanjut, mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kajati Jabar) ini meminta jajaran Jamwas dan juga pimpinan di tingkat Provinsi, Kabupaten atau Kota, juga menerapkan secara seksama fungsi Pengawasan Melekat (Waskat) terhadap para Jaksa. 

“Pastikan juga dilakukan pengawasan melekat oleh Pimpinan terhadap anggotanya. Agar pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi atau Tupoksi dapat berjalan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan, Standar Operasional Prosedur (SOP), maupun kebijakan Pimpinan,” jelasnya. 

Untung menegaskan, Program Reformasi Birokrasi harus tetap berjalan. Oleh karena itu Bidang Pengawasan harus konsisten dan mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). 

“Untuk selanjutnya saya berpesan, agar kita memanfaatkan kemajuan teknologi, sebagai penunjang efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas,” lanjut Untung. 

Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Riau (Kajati Riau) ini juga menyebut, Big data menjadi kebutuhan penting agar mempunyai cakupan data yang luas dan lengkap. 

Sehingga dapat tercipta sistem peringatan dini atau early warning system pada Bidang Pengawasan, yang dapat segera mendeteksi segala potensi pelanggaran. 

“Buatlah Big Data dengan perencanaan yang cermat, terstruktur dan terukur. Jangan sampai kemajuan teknologi justru menjadi penghambat pelaksanaan tugas, karena planning yang tidak matang,” sebut Untung. 

Sebelumnya, Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof Dr ST Burhanuddin, telah membuka secara resmi Rakernis Bidang Pengawasan Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2021, pada Selasa (05/10/2021). 

Rakernis digelar dua hari. Dari Selasa, 05 Oktober 2021 hingga Rabu, 06 Oktober 2021. 

Sedangkan untuk Penutupan Rakernis ini, Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia, Setia Untung Arimuladi didapuk memberikan arahan dan sekaligus penutupan secara resmi. 

Sebelum membacakan arahan Jaksa Agung RI, Wakil Jaksa Agung RI mengapresiasi penyelenggaraan Rakernis Bidang Pengawasan Tahun 2021 yang diselenggarakan dengan baik, lancar, dan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. 

“Saya mengikuti kegiatan Rakernis ini selama 2  hari melalui zoom meeting atau secara virtual. Dan saya cermati, jumlah partisipan yang hadir sebanyak kurang lebih 598 partisipan,” ujar Untung. 

Menurutnya, kehadiran para peserta di Rakernis itu menunjukkan komitmen dari jajaran Bidang Pengawasan dalam mewujudkan good governance dan clean government menuju Aparatur Kejaksaan yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). 

“Serta meningkatnya pelayanan prima serta meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja,” tutur Setia Untung Arimuladi. 

Ke depan, lanjutnya, jajaran Bidang Pengawasan harus mampu dan berkomitmen untuk mengubah paradigma dari watchdog menjadi consultant dan catalyst. 

Serta, mampu mendorong satuan kerja lainnya untuk mewujudkan dan mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). 

Wakil Jaksa Agung juga mengucapkan terima kasih kepada Panitia Penyelenggara yang telah mengemas kegiatan Rakernis dengan berbagai inovasi dan pemanfaatan teknologi. 

Serta memberikan ucapan selamat dan sukses untuk panitia, dengan berpesan untuk mewujudkan ‘Pengawasan Bersahabat’, yakni singkatan dari Bersih, BijakSAna, SederHAna, Bermartabat. 

Dalam arahannya, Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi, mengatakan setelah 1 hari penuh fokus mengikuti setiap kegiatan, dengan rangkaian acara secara bertahap dan berkesinambungan, berbagai masukan, arahan dan gagasan para peserta dan para narasumber telah disampaikan. Diskusi panjang membahas berbagai isu yang mengemuka untuk merumuskan solusi. 

Setia Untung Arimuladi mengharapkan, hasil diskusi dan sumbang saran pada rapat tersebut mampu menjawab dan menghasilkan pemikiran-pemikiran baru sebagai jawaban atas berbagai permasalahan yang timbul di masa mendatang. 

“Walaupun Rakernis ini diselenggarakan secara singkat, namun saya mengapresiasi semangat dan dedikasi Saudara yang tidak kenal lelah sehingga melahirkan rekomendasi yang inovatif, adaptif serta aplikatif,” ujarnya. 

Untung mengaku optimis untuk seluruh rekomendasi yang telah dihasilkan dan dirumuskan dalam Rakernis, agar segera dilaksanakan. 

“Dan menjadi panduan bagi para Jaksa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Sehingga peran Bidang Pengawasan dalam memelihara dan meningkatkan kualitas good and clean governance di institusi Kejaksaan Republik Indonesia dapat terlihat,” beber Untung. 

Mengakhiri sambutan, Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi memerintahkan agar seluruh jajaran Bidang Pengawasan betul-betul memedomani seluruh rekomendasi yang telah dirumuskan. 

Sehingga menjadi rujukan untuk meningkatkan kinerja jajaran Bidang Pengawasan agar ‘Kerja Keras untuk Kejaksaan Hebat’ teraplikasikan secara nyata. 

Untung juga berpesan agar seluruh peserta Rakernis dapat segera mengaktualisasikan hasil rekomendasi Rakernis di tempat tugas dengan sungguh-sungguh. 

“Dan penuh tanggung jawab, dan segera laporkan hasil pelaksanaan untuk bahan evaluasi pimpinan,” tandas Setia Untung Arimuladi.***
Editor Redaksi