Ticker

6/recent/ticker-posts

Di Tangan Panglima Baru, Ketua DPD RI Berharap TNI Semakin Profesional dan Diperhitungkan



KABARPOSNEWS.CO.ID.SURABAYA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengucapkan selamat kepada Calon Panglima
TNI, Jenderal Andika Perkasa, yang telah lolos uji kepatutan dan kelayakan serta disetujui Komisi I DPR RI. 

Jenderal Andika Perkasa merupakan calon tunggal Panglima TNI yang diusulkan Presiden Joko Widodo. Beliau akan menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto, yang akan pensiun dalam waktu dekat.

Di bawah kepemimpinan Andika Perkasa, LaNyalla berharap TNI semakin profesional dan semakin dekat dengan rakyat.

"Kepada TNI, masyarakat  juga menaruh harapan besar, tidak hanya terkait dengan kedaulatan bangsa tetapi
juga mampu mewujudkan
keamanan dan mengatasi berbagai macam
konflik yang terjadi," kata LaNyalla, Minggu (7/11/2021).

Di samping itu, kata LaNyalla, Panglima yang baru harus memastikan tugas pokok TNI berjalan dengan baik. Bisa menegakkan kedaulatan, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, juga melindungi bangsa ini dari berbagai ancaman.

"Sebagai komponen utama di tengah
masyarakat, TNI diharapkan berkontribusi membantu negara untuk menyelesaikan persoalan-persoalan, ancaman dan tantangan ke depan yang akan
dihadapi oleh bangsa dan negara," imbuhnya.

Terpenting, TNI harus mampu memainkan peran dalam mengantisipasi berbagai dinamika dan perkembangan geopolitik yang sangat dipengaruhi oleh siber dan teknologi.

"Aspek siber, kemudian intelijen sangat penting di era sekarang. Dimana pada era globalisasi ini ancaman di dunia maya tak kalah besar dibanding di dunia nyata. Artinya selain ancaman perang fisik ada juga ancaman perang siber dengan kemajuan teknologi, kecerdasan buatan, robotik, dan sejenisnya," tutur Senator asal Jawa Timur itu.

LaNyalla juga berharap kekuatan TNI semakin disegani di kawasan Asia Tenggara, bahkan di seluruh dunia.

"Ini tantangan bagi Panglima yang baru. Harus bisa mewujudkan kekuatan TNI yang diperhitungkan oleh negara manapun, baik dari alutsista maupun SDM-nya," jelas LaNyalla.(***)
Editor Redaksi