Ticker

6/recent/ticker-posts

S I N D H E N J A W A

Kabarposnews.co.id Pesindhén atau sindhén ( dari Bahasa Jawa ) adalah sebutan bagi wanita yang bernyanyi mengiringi orkestra gamelan.

umumnya sebagai penyanyi satu-satunya.
Pesindén yang baik harus mempunyai kemampuan komunikasi yang luas dan keahlian vokal yang baik serta kemampuan untuk menyanyikan tembang.

Pesinden juga sering di sebut sinden.
menurut Ki Mujoko Joko Raharjo berasal dari kata " pasindhian " yang berarti yang kaya akan lagu atau yang melagukan ( melantunkan lagu ).

Sinden juga disebut waranggana " wara " berarti seseorang berjenis kelamin wanita dan " anggana " berarti sendiri.

Pada zaman dahulu waranggana adalah satu-satunya wanita dalam panggung pergelaran wayang ataupun pentas klenengan.

Sinden memang seorang wanita yang menyanyi sesuai dengan gendhing yang di sajikan baik dalam klenengan maupun pergelaran wayang.

Istilah sinden juga di gunakan untuk menyebut hal yang sama di beberapa daerah seperti Banyumas,Yogyakarta,Sunda,Jawa Timur dan daerah lainnya,yang berhubungan dengan pergelaran wayang maupun klenengan.

Sinden tidak hanya tampil solo ( satu orang ) dalam pergelaran tetapi untuk saat ini pada pertunjukan wayang bisa mencapai delapan hingga sepuluh orang bahkan lebih untuk pergelaran yang sifatnya spektakuler.

Pada pergelaran wayang zaman dulu,Sinden duduk di belakang Dalang,tepatnya di belakang tukang gender dan di depan tukang Kendhang.

Hanya seorang diri dan biasanya istri dari Dalangnya ataupun salah satu pengrawit dalam pergelaran tersebut.

Tetapi seiring perkembangan zaman,terutama di era Ki Narto Sabdho yang melakukan berbagai pengembangan,Sindén di alihkan tempatnya menghadap ke penonton .

tepatnya di sebelah kanan Dalang membelakangi simpingan wayang dengan jumlah lebih dari dua orang.

Dan ini malah kelihatan lebih menarik untuk di tonton karena bisa terjadi interaksi baik dengan dalang maupun penontonnya.

Mari kita Lestarikan adat budaya Nusantara.

Salam budaya💓

Rahayu.
.
Adhie Khumaidi
Editor Redaksi