Ticker

6/recent/ticker-posts

Proyek Jalan Bernilai Rp 1,9 M Di RSUD Pijay Dikerjakan Asal Jadi, DPRK Berang


Wakil Ketua I DPRK Pidie Jaya,Hasan Basri, ST, MT, (Paling Kiri) meminta pihak rekanan dan PPTK RSUD Pidie Jaya untuk memperbaiki(membongkar kembali) material jalan dinilai asal jadi/ tidak berkualitas.

Kabarposnesw.co.id - Proyek pembangunan jalan bernilai Rp.1,9 Miliar di lingkungan komplek RSUD(Rumah Sakit Umum Daerah) Kabupaten Pidie Jaya dinilai asal jadi/asal-asalan alias proyek cilet-cilet dan kut pade dalam rudok, (memungut padi dikala mendung jelang hujan, Aceh,red).

Hal itu diungkapkan oleh wakil ketua I DPRK Pidie Jaya, Hasan Basri, ST, MT, kepada Kabarposnesw.co.id  seusai melakukan pemeriksaan ke lapangan pada lokasi proyek dimaksud.

Dikatakan Hasan Basri, material yang digunakan pada proyek pembangunan jalan di komplek RSUD tersebut ditemukan ketidaksesuaian karena material nya banyak mengandung tanah, tidak banyak batu kerikil, sehingga mengendap air dan tidak memiliki kwalitas yang bagus terhadap base A dan base B pada pembangunan jalan dimaksud, dan ketika dilakukan pengaspalan terjadi gelombang dan mudah terkelupas berkeping-keping.
Di bawah ini kondisi hari ini, Sabtu, 25/12/2021, sejumlah alat berat sedang mengeruk/membongkar material yang telah ditimbun namun banyak mengandung tanah, tidak banyak mengandung batu kerikil.

Lebih lanjut Hasan Basri mengatakan, pihak nya menilai proyek tersebut dikerjakan asal-asalan alias cilet-cilet oleh pihak rekanan, dan juga tidak luput meminta pihak PPTK proyek tersebut untuk tidak melakukan pembayaran sebelum pihak rekenan melakukan perbaikan.

"Bahan material yang mereka gunakan banyak mengandung tanah, dan berakibat pada tidak berkualitasnya bangunan proyek jalan tersebut, kerjakan pembangunan dengan baik, bek jak kut pade dalam rudok inoe di Pidie Jaya, (jangan memungut padi disaat mendung jelang hujan di Pidie Jaya,red), dan tolong juga untuk pihak PPTK pembangunan jalan RSUD Pidie Jaya untuk tidak melakukan pembayaran kegiatan proyek tersebut apabila belum dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.", Tegas Hasan Basri penuh sesal.
Sementara PPTK proyek pembangunan jalan RSUD Pidie Jaya, Muslem, yang dikonfirmasi Kabarposnesw.co.id ke hand phone nya, hingga berita ini dilansir belum terhubung, sementara pesan yang dikirim ke wa nya juga belum mendapat balasan dari pihak nya.

Proyek bersumber dari anggaran DOKA 2021 dimaksud dikerjakan oleh CV Pelita Perkasa dengan nomor kontrak 445/008/kontrak-kons/PPK/RSUD-PJ/2021, dimulai tanggal 4 Agustus 2021 dan tanggal selesai pada 31 Desember 2021.sementara consultan perencana adalah CV. Figen dan pengawas adalah CV Nuansa Karya  Consultant.

Reporter : Amrizal Arnida
Editor : Redaksi