Ticker

6/recent/ticker-posts

Diberitakan Lamban Menangani Banjir, Ini Tanggapan BPBD Kota Lhokseumawe

Kabarposnews.co.id I LHOKSEUMAWE - Hujan yang mengguyur Kota Lhokseumawe sejak Selasa Sore hingga malam mengakibatkan beberapa wilayah di Kota Lhokseumawe mengalami banjir pada Rabu dinihari.

Hal tersebut kemudian ramai di beberapa Media Siber Online yang memberitakan BPBD Kota Lhokseumawe lamban dalam menangani banjir.

Menanggapi hal tersebut, Kalaksa BPBD Kota Lhokseumawe Dedi Irfansyah S.T., M.T melalui Kabid Kedaruratan, Pemadam Kebakaran dan Logistik Ridwan Puteh, S.Sos, M.S.P mengatakan, "Terkait pemberitaan dibeberapa Media bahwa BPBD Kota Lhokseumawe lamban dalam menangani masalah banjir pada Rabu dinihari itu tidak relevan," Katanya pada Rabu malam, (16/02/2022).
Ridwan Puteh menjelaskan, saat kejadian banjir tersebut tidak hanya di satu lokasi saja melainkan ada dibeberapa titik lokasi banjir yang kami hadapi.

"BPBD Kota Lhokseumawe telah menerjunkan armada serta tim TRC di sejumlah titik seperti di Ujung Pacu Kecamatan Muara Satu serta di Desa Blang Buloh, Asan Kareung, Mane Kareung, Rayeuk Kareung, Alue Lim dan Meunasah Kumbang Peuntet Kecamatan Blang Mangat," Ungkap nya.
Untuk kejadian yang terjadi di perumahan Ori Dusun Buket Rata Desa Meunasah Mesjid Punteut kita ditelpon oleh salah seorang pemilik rumah bahwa beliau sudah terjebak di tengah-tengah banjir. Oleh karena itu, dengan armada terbatas tim yang berada di lapangan langsung ke Kantor BPBD Kota Lhokseumawe untuk mengambil Rubber Boat, sebut Ridwan Puteh.

"Kondisi Tim kita yang bergerak saat itu sedang berada di Muara Satu dalam kondisi banjir juga, sehingga membutuhkan waktu untuk bergerak ke Kantor untuk mengambil Rubber Boat kemudian meluncur lagi ke Lokasi korban terjebak banjir tersebut," Ungkap nya.

"Untuk di Ori sendiri itu diluar target kita dikarenakan tidak masuk dalam peta lokasi daerah Rawan Banjir, dan baru kali ini di daerah tersebut mengalami kebanjiran. Sedangkan tim TRC yang kita turunkan sudah kita stanby kan dibeberapa titik di daerah Rawan Banjir seperti Ujung Pacu Kecamatan Muara Satu serta di Desa Blang Buloh, Asan Kareung, Mane Kareung, Rayeuk Kareung dan Meunasah Kumbang Peuntet Kecamatan Blang Mangat bahkan di Desa Alue Lim pun juga demikian baru pertama kali mengalami banjir," Imbuh nya.

Kemudian terkait kejadian di Ori tersebut tidak ada satu pihak manapun yang memberitahu BPBD baik itu Kepala Desa tersebut.

"Mestinya Kepala Desa segera memberitahu kepada kami saat kejadian tersebut sehingga bisa langsung kita tangani," ungkap nya.
Ridwan Puteh juga menambahkan, "Saat kita sampai dilokasi malam itu bahkan saat memberikan Bantuan Masa Panik kepada 24 KK masyarakat disana tidak ada yang komplain atas keterlambatan kita," tambah nya.

"Kita berharap kepada awak Media agar selalu berkoordinasi dengan kita, karena pada malam itu tidak ada satu pun media yang menghubungi kita bahkan berada dilapangan, saya tau betul perincian nya karena saya berada di Lapangan saat kejadian banjir tersebut, jadi saya rasa ini hanya soal komunikasi saja yang perlu ditingkatkan lagi." Pungkas nya.

Penulis : Petak
Editor    : Redaksi