Ticker

6/recent/ticker-posts

Hasyim : Jawab Isu Miring Terkait Dapat Rejeki Proyek IKN

Kabarposnews.co.id.CEO Arsari Group Hashim Djojohadikusumo membantah tudingan mendapatkan 'rezeki' proyek air bersih di Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur. Hashim menyebut tudingan itu hanya sebatas fitnah.

"Saya terkejut dan saya kecewa dengan nama saya disebut-sebut seolah-olah bagian dari oligarki, seolah-olah terus dapat rezeki dari pemerintah, dapat pembagian proyek dari pemerintah, dan seolah-olah ini bagian suatu deal politik antara Pak Prabowo dan Pak Jokowi agar Prabowo ditarik atau disambut sebagai bagian dari pemerintah Indonesia tahun 2019, ini isu yang beredar," kata Hashim dalam konferensi pers virtual, Selasa (8/2/2022).

Hashim menjelaskan bahwa Arsari Grup sudah memiliki lahan di Balikpapan sejak 2007. Saat itu, Hashim memutuskan membeli suatu perusahaan yang memiliki hak pengusahaan hutan (HPH) cukup besar seluas 260 ribu hektare dan tanah yang luasnya kurang-lebih 450 hektare.

"Kemudian 2013 saya melepaskan ke masyarakat dan pemda setempat sejumlah 93 ribu hektare. Saya melepaskan ke masyarakat tanpa mendapat kompensasi apa pun, itu tahun 2013," ucapnya.

Lalu, pada 2015, Hashim menyebut Ashari Group membuat sebuah proyek air bersih untuk mensuplai air bersih ke sejumlah kota di Kalimantan Timur. Selain itu, proyek air bersih tersebut bakal mensuplai ke sejumlah industri, termasuk industri dari Ashari Group.

"Itu tahun 2016 kami menunjuk suatu perusahaan Belanda yang punya kantor di Jakarta. Perusahaan itu merupakan salah satu konsultan enjinering air bersih yang ternama di dunia. Dan saya menunjuk (perusahaan Belanda itu) untuk membuat visible study atau studi kelayakan apakah layak atau tidak dibangun proyek air yang besar di tempat yang saya miliki di Kaltim," ujarnya.

"Waktu itu dibuat satu studi cukup mahal yang saya bayar dan studi kelayakan tersebut menunjukkan bahwa proyek air bersih di Kaltim itu sangat layak dan visibel dan bisa dilaksanakan dan bisa dibangun," tambahnya.

Dia mengatakan tujuan proyek air bersih adalah suplai air ke Balikpapan, Samarinda, Kota Bangun, Tenggarong, Kabupaten PPU, dan sekitarnya.

"Ini saya mau sampaikan seolah-olah ini rezeki dari pemerintah, pemerintah seolah-olah bagi-bagi proyek dan pada sejumlah petinggi-petinggi atau tokoh-tokoh supaya mendapat dukungan politik. Saya bisa katakan bahwa itu adalah bohong, ini kebohongan besar sekali, juga merupakan fitnah. Tidak ada deal politik, itu proyek air bersih semata-mata untuk melayani kebutuhan masyarakat Kaltim atas permintaan dari masyarakat Kaltim," imbuhnya.
Editor Redaksi
Reporter : SHT