Ticker

6/recent/ticker-posts

Kasus korupsi pengadaan satelit slot orbit 123 derajat bujur timur (BT) di Kementrian Pertahanan


Kabarposnews.co.id Direktorat Penyidikan Jampidmil Kejagung memeriksa 7 saksi terkait  kasus korupsi pengadaan satelit slot orbit 123 derajat bujur timur (BT) di Kemenhan, pada Rabu (13/4/2022).

Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana mengungkapkan 3 dari 7 saksi yang diperiksa berasal dari unsur militer.

3 jenderal purnawirawan yang diperiksa; 1.Laksamana Muda (Purn) AP selaku Mantan Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan.
2.Laksamana Pertama (Purn) inisial L selaku Mantan Kepala Pusat Pengadaan Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan, dan 
3.Laksamana Muda (Purn) inisial L selaku Mantan Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan. 

Direktur Penindakan Jampidmil Kejagung Brigjen Edy Imran menuturkan, tim penyidik koneksitas pada Jampidmil Kejagung masih memeriksa saksi-saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan satelit slot orbit 123 derajat Bujur Timur (BT) pada Kemenhan tahun 2012 hingga 2021. Penyidik akan memanggil beberapa prajurit TNI aktif untuk diperiksa sebagai saksi. 

Edy menerangkan, pihaknya akan terus memeriksa saksi-saksi, baik dari kalangan sipil maupun militer yang terkait dengan kasus ini. Penyidik, kata Edy, saat ini tengah mengumpulkan alat bukti untuk membuat terang benderang kasus ini dan menentukan tersangkanya. 

Di kasus ini, sudah Kejagung telah mencegah beberapa orang ke luar negeri, yaitu Dirut PT Dini Nusa Kusuma (PT DNK) Surya Witoelar (SW), Presiden Direktur PT Dini Nusa Kusuma (DNK) berinisial AW. Tak hanya itu, seorang WNA bernama Thomas van der Heyden juga turut dicekal. 

Sumber : Kejaksaan RI
Reporter : SHT
Editor Redaksi