Ticker

6/recent/ticker-posts

Penerima BLT Minyak.Goreng bertambah Jadi 23,15 Juta Orang

Kàbarposnews.co.id Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan jumlah penerima bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng bertambah sekitar 150 ribu dari semula 23 juta menjadi 23,15 juta orang. Penambahan berasal dari penerima bantuan yang masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bansos Tunai.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata mengatakan jumlah penerima BLT minyak goreng dari PKH dan Bansos Tunai mulanya sebanyak 20,5 juta penerima. Namun, hasil verifikasi ulang dari Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat ada 150 ribu penerima baru yang layak mendapatkan BLT minyak goreng.

"BLT minyak goreng ini kami akan beri ke 20,65 juta penerima, ini data terbaru dari Kemensos bahwa penerima PKH dan bansos ini 20,65 juta, sehingga kami siapkan untuk 20,65 juta sebesar Rp6,2 triliun," ujar Isa saat konferensi pers mengenai BLT minyak goreng, Jumat (8/4).

Sementara, jumlah penerima BLT minyak goreng dari program Bantuan Tunai Pedagang Kali Lima dan Warung (BTPKLW) tidak bertambah, yakni tetap 2,5 juta dengan anggaran Rp750 miliar. Dengan demikian, total penerima BLT mencapai 23,15 juta dengan jumlah anggaran Rp6,95 triliun.

Isa memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) cukup untuk memenuhi kebutuhan dana bantuan. Bahkan, ia menyatakan APBN masih punya ruang untuk menambah bantuan kepada masyarakat melalui dana yang tersedia di program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022.

Reporter : SHT
Editor.Redaksi