Ticker

6/recent/ticker-posts

Jaksa Agung Ikut Sholat Ied Berjamaah, Berikut Isi Khutbahnya

 

KABARPOSTNEWS.CO.ID  |  PELAKSANAAN  Shalat Ied berjamaah, di masa endemi sekarang ini menjadi dambaan kita semua, acara yang berlangsung di halaman kantor Kejaksaan Agung (Kejagung), Jalan Hasanudin Nomor 1 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, tentunya di ikuti sejumlah jajaran pegawai Kejaksaan Agung Republik Indonesia

Dalam keterangan tertulisnya Kapuspenkum Kejagung RI, Dr. Ketut Sumedana menjelaskan kepada wartawan, bahwa sholat ied berjamaah kali ini, di hadiri Kepala Kejaksaan Agung RI  Burhanuddin dan di pimpin langsung sebagai Imam shalat Ied tersebut yaitu Dr. KH. Fuad Thohari, M.A, Senin (02/5/2022) pagi

Tersirat dalam khotbahnya, Dr. KH. Fuad Thohari M.A, "Menyampaikan makna setelah menjalani ibadah puasa ramadhan se-bulan  lamanya, tentu diharapkan setiap orang kembali mendapatkan fitrah (kesucian) laksana bayi yang baru dilahirkan ibunya, serta kesucian dan fitrah diri ini, "kata dia

Semoga diharapkan, usai ibadah ramadhan kini kian dapat memancarkan aura positif, perasaan, pikiran, sikap dan tindakan yang bersih dalam berbagai segi kehidupan,

Meski selama 2 (dua) tahun berturut-turut  seluruh warga Indonesia terhalang oleh Pandemi Covid-19, sehingga tidak bisa melaksanakan silaturahmi, terlebih shalat berjamaah

"Selain itu juga dampak dari Pandemi, telah menghasilkan warna suram dampak krisis multi dimensi mulai dari kesehatan, ekonomi, sosial dan politik. "ujar dia

"Alhamdulillah meski hal tersebut semua dapat di lalui secara damai sehingga akhirnya pada hari ini, seluruh umat muslim di tanah air dapat melangsungkan shalat Ied berjamaah, meski tentunya berharap agar pandemi ini segera menjadi endemi serta kondisi dapat kembali seperti sediakala, "kata nya

Selanjutnya salah satu misi utama diutusnya Rasulullah SAW di bumi ini adalah untuk menyebarkan rasa kasih sayang, kerukunan dan kedamaian.

Walau suasana damai tersebut tidak meski terhadap sesama manusia tetapi juga terhadap ciptaan Allah lainnya seperti hewan, tumbuh-tumbuhan, bumi dan sebagainya.

Misi perdamaian ajaran Islam juga tercermin dari kata Islam secara harfiah (literasi) berarti selamat, sejahtera, aman, dan damai.

Pasalnya perayaan Idul Fitri ini guna mendapatkan fitrah dan kesucian, hendaknya seluruh umat juga dapat saling memaafkan

Terlebih jangan sampai saling mendiamkan seseorang lebih dari 3 (tiga) hari, menjalin silaturahmi dengan keluarga, guru, kerabat kerja, dan kerabat dekat hal tersebut sangat penting, serta janganlah merayakan Idul Fitri dengan cara haram dan dimurmai oleh Allah SWT

Sementara itu, "Ketut juga menyampaikan sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI. Tentunya pelaksanaan shalat Ied Idul Fitri kali ini berlangsung aman, lancar dan penuh khidmat serta lebih mengutamakan penerapan  protokol kesehatan, "imbuh nya  (myuda)

Editor    : redaksi