Ticker

6/recent/ticker-posts

Ketua PCNU kota Bogor: selamat jalan Buya Syafi'i Ma'arif, tokoh Muhammadiyah penyejuk ummat



BOGOR -   KABARPOSNEWS.CO.ID Pagi menjelang Jum'atan,telah meninggal dunia Buya Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif pada hari Jumat  tanggal 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping.

إنا لله و إنا إليه راجعون. أللّهمّ اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه وأكرم نزوله ووسّع مدخله. وأدخله الجنّة وأعذه من عذاب القبر وفتنته ومن عذاب النّار. آمّين يآ ربّ العالمين.

Pejabat Ketua PCNU Kota Bogor menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Buya Syafii Maarif.

“Semoga beliau husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, diampuni kesalahannya, dilapangkan kuburannya, dan jannatun na’im tempatnya. Mohon dimaafkan kesalahan beliau dan do’a dari semuanya,” Tutur Pejabat Ketua PCNU Kota Bogor Ir H. Edi Nurokhman 

Selanjutnya Ir H Edi Nurokhman menyatakan bahwa Bangsa Indonesia dan Umat Islam telah kehilangan sosok penyejuk. 

"Di hari mulia ini beliau menghembuskan nafas terakhirnya, sungguh sosok alim minal ulama dan cendikiawan Indonesia yang telah mewarnai Islam Indonesia," Pungkasnya saat dimintai keterangan oleh Medcen NU Jabar Kota Bogor.

Patut diketahui sosok Buya Syafii Maarif merupakan Cendikiawan Indonesia yang menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah 1998–2005 Sidang Tanwir & Rapat Pleno 
Pada tahun 1998-2000 Banda Aceh, 2000-2005 terpilih kembali di Jakarta pada Muktamar ke–44 dan pernah menjabat Presiden World Conference on Religion for Peace (WCRP) dan pendiri Maarif Institute. 

Buya Syafii Maarif lahir di Nagari Calau, Sumpur Kudus, Minangkabau pada 31 Mei 1935. Al-Marhum lahir dari pasangan Ma'rifah Rauf Datuk Rajo Malayu, dan Fathiyah. Putra  bungsu dari 4 bersaudara seibu seayah. 

Buya Syafii Maarif aktif dalam organiasi kepanduan Hizbul Wathan dan pernah menjadi pemimpin redaksi majalah Sinar (Kini Dibawahi oleh Lembaga Pers Mu'allimin), sebuah majalah pelajar Muallimin di Yogyakarta. Dan juga sempat menjadi redaktur Suara Muhammadiyah dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia. Menjadi aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan lulusan S2 di bawah bimbingan dari seorang tokoh pembaharu pemikiran Islam, Fazlur Rahman. Serta aktif dalam komunitas Maarif Institute. Di samping itu, guru besar IKIP Yogyakarta. 


Sementara itu, dilansir dari Muhammadiyah.or.id Jenazah Buya Syafii akan disemayamkan di Masjid Gede Yogyakarta. Kemudian, pemakaman akan dilakukan di Pemakaman Khusnul Khotimah milik Muhammadiyah yang berlokasi di Dusun Donomulyo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo.

Reporter : Hakim Hadi Waluyo
Editor Redaksi