Ticker

6/recent/ticker-posts

Paskah Badan Musyawarah Antar Gereja Kab. Banyumas tahum 2022 di Purwokerto

Kabarposnews.co.id Banyumas-  berlokasi di Red Chili jl Raya Baturaden, Ds. Pandak, Kec. Baturaden, Kab. Banyumas telah dilaksanakan kegiatan dalam rangka merayakan paskah tahun 2022 Badan Musyawarah Antar Gereja Kab. Banyumas Bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kab. Banyumas, Senin (16/5/22)

Menyelenggarakan Seminar dan Pembinaan Untuk Rohaniawan Kristen dengan tema "Moderasi Beragama Dalam Ke-Bhinekaan yang dhadiri 150 jemaat Gereja Se Kab. Banyumas.

Dalam kesempatan tersebut  Ketua Bamag Kab. Banyumas Pdt. Maria Puspitasari, M.Si. dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait atas terselenggara nya kegiatan ini dimana hampir dua tahun lamanya tidak melaksanakan kegiatan semacam ini, acara ini bermaksud menumbuhkan kerjasama dalam keberagaman kebhinekaan yang ada di Kab. Banyumas Jawa  Tengah dan Kegiatan ini  diikuti  oleh semua jemaat gereja yang ada di Kab. Banyumas dan Harapan ke depannya dengan kegiatan ini dapat menjadikan wadah jemaat antar gereja yang ada di kab Banyumas untuk saling bekerja sama dalam menumbuhkan keberagaman di wilayah Kab. Banyumas.

dalam.sambutan Kepala Kantor Kemenag Kab. Banyumas intinya bahwa Agama menjaga peradaban manusia dan agama mengajarkan untuk bagaimana kita dapat mengaplikasi di dalam kehidupan dan Wadah ini agar kita bersama sama menolak tindakan  radikalisme yang ada di Kab. Banyumas 

serta pentingnya moderasi beragama adalah karena ia menjadi cara mengembalikan praktik beragama agar sesuai dengan esensinya, dan agar agama benar-benar berfungsi menjaga harkat dan martabat manusia, tidak sebaliknya
Moderasi beragama merupakan usaha kreatif untuk mengembangkan suatu sikap keberagamaan di tengah pelbagai desakan ketegangan (constrains), seperti antara klaim kebenaran absolut dan subjektivitas, antara interpretasi literal dan penolakan yang arogan atas ajaran agama, juga antara radikalisme dan sekularisme .

 Komitmen utama moderasi beragama terhadap toleransi menjadikannya sebagai cara terbaik untuk menghadapi radikalisme agama yang mengancam kehidupan beragama itu sendiri dan, pada gilirannya, mengimbasi kehidupan persatuan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kegiatan diakhiri dengan sambutan  Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein yang intinya Pemkab Banyumas sangat mendukung sekali kegiatan ini karena akan membawa energi positif dalam keberagaman beragama di Kab. Banyumas, sarana ini menjadikan sebagai komunikasi yang baik antara jemaat gereja² yang ada di Kab. Banyumas untuk dapat mengisi sumbangsih pemikiran ke pemerintah Kab. Banyumas dan harapan ke depan hilangnya  Intoleransi dan kedepan jalinan komunikasi antar gereja terbina dengan baik.

Sesi terakhir kegiatan  dilanjutkan dengan kegiatan Family Gathering dan seminar anak.anak yang dipandu oleh  Pdt. Antipas, M.Th.

Kontributor Purwokerto.(Ramzah)
Editor Redaksi