Ticker

6/recent/ticker-posts

Puluhan tahun dikuasai Cendana, kini dikuasai Negara, Dipegang Pak Jokowi Tempat Ragam Budaya ini Di Sulap Habis

Jakarta - Kabarposnews.co.id Jelang persiapan Presidensi Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 mulai Oktober 2022. Kementerian PUPR tengah merenovasi infrastruktur serta sarana prasarana di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Sesuai dengan Perpres No. 116 Tahun 2021.  Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, Renovasi kawasan TMII merupakan salah satu penugasan khusus Presiden Jokowi kepada Kementerian PUPR untuk melaksanakan sejumlah pembangunan infrastruktur jelang Presidensi Indonesia dalam KTT G20. 

Renovasi TMII Mulai dari penataan area gerbang utama, dan renovasi joglo Sasono Utomo, Sasono Langgeng Budoyo, dan Sasono Adiguno yang saat ini progress-nya mencapai 19,69%. Kemudian, renovasi area museum yang meliputi Museum Theater Garuda, Museum Telkom, dan Museum Keong Mas yang saat ini progress-nya mencapai 40,27%.
Kemudian penataan lanskap pedestrian anjungan, viewing tower, Kaca Benggala, dan pembangunan community center yang fisiknya telah mencapai 39,60%. Lalu penataan lanskap pulau-pulau di Danau Archipelago yang fisiknya telah mencapai 49,42%. Kemudian, dilakukan penataan Outer Ring TMII yang meliputi penataan halte, area parkir, serta gedung pengelola. Serta pembangunan gedung parkir bertingkat.

Anggaran yang dialokasikan untuk renovasi di kawasan TMII ini sejumlah Rp1,13 Triliun.
Seluruh kegiatan konstruksi untuk renovasi kawasan TMII telah dimulai sejak Januari 2022 dan ditargetkan rampung pada September mendatang sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal pada perhelatan KTT G20.

Kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) merupakan suatu kawasan taman wisata yang merangkum ragam budaya bangsa Indonesia, termasuk aspek kehidupan sehari-hari yang ditampilkan dalam anjungan daerah berarsitektur tradisional, serta menampilkan aneka busana, tarian dan tradisi daerah.

Dengan adanya renovasi di kawasan TMII jelang KTT G20, diharapkan dapat merepresentasikan keragaman dan kekayaan potensi daerah dan budaya yang ada di Indonesia.

Reporter : SIA
Editor Redaksi