Ticker

6/recent/ticker-posts

Opini : Homologasi Sirkuit


Jakarta - Kabarposnews.co.id Bangga sama gelaran formula E & sirkuit Ancolnya itu ga masalah. 
Yg katrok itu kalau ada org yg membanding2kan dengan gelaran MotoGP & sirkuit Mandalika.

Dalam lingkup olahraga otomotif, homologasi merupakan proses penilaian semua aspek balap terhadap standar yang telah ditentukan guna mendapatkan lisensi atau izin.

Proses homologasi dilakukan oleh organisasi tinggi yang terkait serta berwenang, dalam hal ini Federasi Automobil Internasional (FIA) dan Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM).

FIM mengkategorikannya ke dalam enam tingkatan, grade A hingga F. Begitu pula dengan FIA, yang mengklasifikasikannya menjadi enam level, 1 sampai 6.

Trek dengan grade A atau level 1 dapat digunakan untuk menggelar semua ajang balap. Sedangkan B-F atau 2-6 tidak bisa menyelenggarakan race Grand Prix (GP).

Homologasi sirkuit formula E Ancol itu adalah Grade 3(dari skala 1 sampai 6 dikeluarkan oleh FIA), sementara MotoGp sirkuit Mandalika itu grade A (dari A-F dikeluarkan oleh FIM)

Jadi aneh aja klo ada org yg suka banding2in 2 hal yg berbeda hanya karna judulnya sama : Balapan. 

Politisi PSI macam Giring itu mestinya paham, klo trek speknya Grade 3 macam formula E pasti bisa lah dikebut dlm waktu 3  bulan, kecuali klo disuruh bikin trek klasifikasi A atau Grade 1 dlm waktu 3 bln pasti siapapun nggak sanggup. Jadi dia cm malu2in diri sendiri ketika bikin video pesimis sirkuit Ancol tdk bs terkejar dlm waktu 3 bln, padahal dia sendiri nggak ngerti sirkuit yg dibangun itu grade berapa?

Intinya, sirkuit di Ancol ini hanya bs dipakai utk balapan formula E, sementara sirkuit di Mandalika bs digunakan utk menggelar semua balapan, meski untuk F1 masih ada beberapa syarat yg harus dilengkapi utk bs lulus.

Itu ibarat di sepakbola, kamu itu membandingkan Liga Champions dgn liga2 yg kelasnya di bawahnya. Begitu juga lisensi para pemainnya, kelas & terkenalnya pasti berbeda lah meski sama2 bulenya.

Sumber : Gunadi
Reporter : SHT