Ticker

6/recent/ticker-posts

Jejak sejarah kerajaan muara beres Cibinong ,Bogor

Kabarposnews.co.id.Cibinong Kelurahan Karadenan kec,Cibinong ternyata menyimpan jejak sejarah yang terlupakan,dahulu diwilayah ini diyakini ada sebuah kerajaan kecil bernama muara beres,namun akibat dari perkembangan jaman daerah ini lambat laun menjadi kawasan yang berkembang jadi kawasan komersial dengan banyaknya pembangunan perumahan dan kegiatan ekonomi lainnya.

Kelurahan Karadenan dahulu dikenal dengan sebutan kaum Pandak ,yang merupakan pusat kerajaan muara beres,yang masih di bawah naungan kerajaan pajajaran,namun sayang bukti sejarah yang otentik sulit ditemukan,kisah kerajaan muara beres hanya berasal dari mulut ke mulut para leluhur kampung muara beres ini,menurut salah seorang sesepuh kelurahan Karadenan yaitu Raden Dadang yang masih keturunan dari leluhur kampung ini ,bahwa kerajaan muara beres di dirikan. Oleh pangeran Surawisesa atau pangeran Sanghyang,anak prabu Siliwangi dari hasil pernikahan dengan Kentrik  manik Mayang Sunda.

Pangeran Sanghyang menikah dengan kinawati  putri dari mental buana dari kerajaan tanjung barat,lalu pangeran Sanghyang mempunyai putri bernama ratu Ropiah,yang kemudian menikah dengan pangeran Raden sagiri mempunyai keturunan bernama Raden Syafi'i.

Pada masa Raden Syafi'i inilah di bangun masjid Al-atiqiyah ,yang dahulu dikenal dengan masjid Kaum,sayang bukti sejarah yang otentik hilang karena pada tahun 1962 masjid ini dipugar total,disebutkan sebelumnya dipugar ada jejak tahun berdirinya masjid kaum ini yaitu sekitar tahun 1667 M.

Kini dengan perkembangan jaman yang begitu pesat masjid warga kaum masih berdiri dengan kokohnya yang merupakan simbol dari peradaban Islam di masa lalu,sekarang dan insha Allah di masa depan.

Reporter : Hakim Hadi Waluyo
Editor Redaksi