Ticker

6/recent/ticker-posts

Lewat Film Sang Petarung, Hodlif Hun Bangun Sasana Tinju Berprestasi


Kabarposnews.co.id.Jakarta - Tak dapat kita pungkiri bahwa Indonesia memiliki prestasi yang cukup gemilang dalam cabang olahraga, khususnya Tinju. Sudah banyak terbukti pula anak-anak bangsa mencetak prestasi dan mengharumkan nama NKRI dalam kancah internasional. Mengingat hal tersebut, maka tidak heran bila grand design olahraga nasional ini mulai diupayakan.

Produser Film Sang Petarung, Hodlif Hun menilai, jika awalnya olahraga tinju dianggap sebagai olahraga orang-orang berperangai kasar, saat ini posisinya sudah mulai naik kasta. Banyak sasana tinju kelas atas yang mengadaptasi gerak-gerak tinju sebagai salah satu menu latihan fisik.

“Maka dengan Film Sang Petarung yang saat ini masih dalam proses trailer, saya berharap dengam maraknya olahraga tinju yang dilakukan di pusat kebugaran, bisa menjadi penyemangat generasi muda Indonesua kedepan, khusususnya di Sasana Tinju Victory Target BC,” ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu 16 Des 2020.

Menurutnya, olah raga tinju erat kaitannya dengan manfaat besar yang diperoleh. Olahraga ini merupakan cara terbaik untuk memiliki tubuh yang kuat dan memperoleh kepercayaan diri dakam membangun prestasi gemilang.

“Banyak orang melihat hasil positif dari latihan tinju. Mereka dapat membangun tubuhnya lebih kuat, khususnya pada lengan dan kaki. Program ini juga bermanfaat untuk kesehatan menta, maka Film Sang Petarung Sangat pentingl,” paparnya.

Sedangkan Sutradara Roy Wijaya, menilai dalam film sang petarung banyak manfaat yang dapat di petik selain cerita haru birunya prestasi, juga manfaat lain adalah meningkatnya gerakan refleks. Dalam melatih kecepatan, perlawanan, dan kekuatan. Fleksibilitas dan refleks otot juga meningkat. 

“Dari sisi mental, dengan gerakan-gerakan memukul maupun menendang, membuat pikiran seseorang jadi lebih lega, juga membantu seseorang menyingkirkan rasa amarah, kecewa maupun sedih pada akhirnya mereka pun terbebas dari stress,” sambungnya.

Film itu juga menjawab sebuah tantangan olahraga tinju yang hampir tenggelam dan di tingggalkan para sponsor, karena di Indonesia belum mempunyai grand design olahraga tinju secara profesional. Padahal sebenarnya ini sangat penting. Terutama untuk menciptakan atlet-atlet yang berprestasi. 

“Bukan hanya itu saja, grand design olahraga nasional ini dapat membuat langkah atlet-atlet kita dan juga pemangku kepentingan menjadi lebih terukur serta sistematis. Sebab, pada dasarnya untuk menciptakan atlet yang memiliki prestasi gemilang tentu saja membutuhkan proses dan perjalanan panjang,”pungkasnya. (****)
Editor : Redaksi