Ticker

6/recent/ticker-posts

Satgas Yonif Raider 100/Pos Weris Gelar Karya Bhakti Bersama Masyarakat Membersihkan Tower Telkomsel


Kabarposnews Co.id.Keerom- Karya bhakti merupakan salah satu usaha untuk terus menjalin kebersamaan dan kerja sama dengan warga yang ada di wilayah perbatasan dan apa yang dilakukan adalah untuk meringankan beban warga masyarakat, Selain tugasnya menjaga daerah perbatasan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 100/PS Pos Waris juga turut membantu bersihkan Tower Telkomsel Bakti di Kampung Paitenda, Diatrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Rabu,(16/12/2020).

Diungkapkan Danpos Letda Inf Muhammad Fauzan Yusuf, S.Tr. (Han) kegiatan ini dipimpin oleh Serda Haikal bersama bersama 4 orang anggotanya, dalam kegiatan ini membersihkan sekeliling tower dari rumput yang sudah panjang, sekaligus membantu merawat Tower Telkomsel Bakti bersama masyarakat Kampung Paitenda. "Tower Telkomsel Bakti ini sudah lama dirasakan oleh masyarakat Kampung, untuk itu kita harus membantu merawat dan membersihkannya," ucapnya.

“Membantu meringankan beban masyarakat adalah tanggung jawab seorang prajurit TNI dan bentuk usaha bersama agar terjalin usaha saling membantu serta bergotong-royong, untuk menjaga kekompakan dan keharmonisan dalam bermasyarakat,” ungkap Danpos.

Bapak Kipsil (30) salah satu masyarakat juga menyampaikan bahwa Tower Telkomsel Bakti yang berada di Desa-desa kawasan perbatasan yang telah melayani dengan layanan jaringan nya 4G sekarang mulai menjadi perhatian kementrian Kominfo.

Sudah 1 Minggu terakhir jaringan Telkomsel Bakti terganggu, untuk itu Bapak Andreanus Meho (59) selaku Kepala Kampung Paitenda  yang menjaga tower Telkomsel Bakti ini melaporkan kepada petugas Telkom dan meminta bantuan kepada personel Pos Waris dan masyarakat untuk membantu merawat membersihkan tower tersebut.

"Terimakasih atas bantuan dari Bapak TNI Semoga dengan adanya perawatan ini masyarakat tetap bisa merasakan sinyal 4G dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang sudah menjadi kebutuhan primer yang berkelanjutan di era digital," ucap Andreanus.
Editor : Redaksi