Ticker

6/recent/ticker-posts

Bima Arya Tinjau Pembangunan RS Lapangan Covid-19, Targetkan Rampung 18 Januari


Kabarposnews.co.id.Selain melakukan berbagai upaya pencegahan, Pemerintah Kota Bogor juga terus meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan dalam penanganan Covid-19. Saat ini bed occupancy ratio (BOR) atau jumlah keterisian tempat tidur isolasi ada di angka 85 persen. 

Untuk menurunkan angka BOR tersebut, Pemkot Bogor saat ini sedang mengebut pembangunan rumah sakit lapangan di kawasan GOR Pajajaran, Jalan Pemuda, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Saat ditinjau langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya, Jumat (8/1/2021), progres pembangunan RS Lapangan tersebut sudah di angka 70 persen. Bima Arya optimistis fasilitas kesehatan khusus pasien Covid-19 ini akan rampung sesuai target, yakni 18 Januari 2021.

“Memang sudah tinggi sekali (BOR-nya). Kita akan kejar itu. RS Lapangan ini bisa menampung sekitar 68 tempat tidur dengan peruntukan pasien hijau dan kuning (gejala ringan dan sedang). Jadi yang tidak bisa ditampung di RS rujukan Covid-19, maka akan diarahkan ke sini,” ungkap Bima Arya.

“Kita targetkan tanggal 18 (Januari) sudah beroperasi. Saya minta siang malam dikejar target.  Kalau bisa lebih awal lebih bagus. Karena kebutuhannya sangat tinggi,” tandas Bima.

Dalam peninjauan tersebut Bima Arya didampingi Dirut RSUD KOta Bogor, Kepala BPBD KOta Bogor dan Camat Tanah Sareal. 

Sementara itu, Kepala RS Lapangan yang juga dokter spesialis penyakit dalam Yeti Hariyati, mengatakan bahwa sebanyak 128 tenaga kesehatan akan bertugas di RS Lapangan melayani pasien Covid-19. 

“Secara fisik sudah hampir 100 persen ya. Kita tinggal pastikan lift harus jalan dulu agar memudahkan pemasangan alat kesehatan di lantai atas. 18 Januari itu Insya Allah akan diresmikan Pak Doni Monardo dari BNPB Pusat, rencana tanggal 12 kita sudah mulai simulasi pasien, tanggal 13 simulasi limbah,” jelas Yeti.

Yeti membeberkan, di lantai satu akan difungsikan sebagai layanan UGD, lalu di lantai dua untuk perawatan pasien perempuan. Sedangkan di lantai 3 untuk perawatan pasien laki-laki. “Pemeriksaan laboratorium dan PCR swabnya kita bekerjasama dengan RSUD Kota Bogor, untuk laboratoriumnya ke Labkesda,” pungkas Yeti. (prokompim)
Editor : Redaksi