Ticker

6/recent/ticker-posts

Muhammad Arianda Jubir Aliansi Pemuda Peduli Aceh Ikut berkomentar terkait Pencemaran Lingkungan


Kabarposnesw.co.id - Aktivis mahasiswa yang juga selaku Jubir APPA, Muhammad Arianda siap mengawal kasus pencemaran lingkungan laut yang diduga dilakukan oleh perusahaan tambang PT. Mifa Berssudara yang saat ini di advokasi oleh Presma UTU di kabupaten Aceh barat. Pernyataan ini disampaikan dalam rilis yang dikirim pada Minggu 7 Februari 2020.

Aktifis yang juga anggota aliansi pemuda peduli aceh (APPA) juga sangat menyesalkan sikap perusahaan yang Acuh terhadap keluhan masyarakat nelayan di Aceh Barat. 

"Saya mendukung penuh tindakan Presma UTU saudara Helmi untuk memperjuangkan aspirasi Nelayan. Selaku mahasiswa teknik lingkungan saya juga merasa bertanggung jawab untuk membantu masyarakat yang kesusahan lantaran mata pencahariannya terganggu oleh tumpahan batubara yang secara terus menerus menumpuk dan merusak ekosistem laut". Ucap Arianda.

"Ironisnya, sudah sering dari pihak nelayan juga mahasiswa dan lembaga2 lainnya menyuarakan kepada pemerintah kabupaten dan Pemerintah Aceh tentang pencemaran yg dilakukan oleh PT. Mifa Bersaudara, akan tetapi permasalahan ini tetap tidak pernah dilirik. Pemerintah jangan buta atas penderitaan masyarakat. Padahal indonesia memiliki regulasi di bidang lingkungan hidup Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, namun tetap implementasinya Nol besar". Lanjut Arianda.

Arianda juga berharapharap tidak ada kongkalikong antara pemerintah dan pihak korporasi yang berimplikasi terhadap kesengsaraan masyarakat nelayan. 

"Aceh sudah terlepas dari konflik bersenjata, jangan membangkitkan amarah masyarakat Aceh lagi. Keberadaan perusahaan harusnya memberi manfaat bukan malah menjajah. Kami mendukung langkah Presma UTU melawan perusahaan yang terbukti merusak lingkungan" tutup Arianda.(*)

Editor : Redaksi