Ticker

6/recent/ticker-posts

Bentuk Karakter Siswa Yang Relijius, SMK Bhakti Insani Kota Bogor Gelar Sanlat

Bogor, kabarpos.news - Dalam rangka membentuk karakter siswa yang relijius, SMK Bhakti Insani yang berlokasi di Jl.Batu Tulis, No.5 C, Kecamatan Bogor utara, Kota Bogor, menggelar pesantren kilat (Sanlat) secara Daring (Dalam Jaringan) alias online memanfaatkan aplikasi google claasroom, bertajuk, "MANUSIA-MANUSIA ISLAM YANG RAHMATAN LIL'ALAMIN".

Dalam keterangan Budiyono, selaku Kepala SMKN Bhakti Insani, bahwa kegiatan sanlat tersebut sudah berlangsung selama satu minggu dimulai pada tanggal 26 sampai tanggal 30 April, diikuti oleh 700 an siswa yang beragama islam, terdiri dari kelas I dan II, sedangkan pamaterinya para ustadz guru agama sebanyak 7 orang, salah satunya  ustadz Mochamad Ridwan.Materinya tentang islam rahmatan lil'alamin, yang meliputi, fikih, akidah, nilai-nilai syariat islam dalam tiap sila pancasila, pancasila dalam islam", terang beliau, pada kabarpos.news pada jumat (30/4).

Dilanjutkan Budi, sanlat tersebut dimulai dari pagi pukul 07:30 WIB, diawali dengan melaksanakan sholat duha, kemudian dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama ditutup dengan sholat juhur brrjamaah dari rumah masing-masing.Kemudian istirahat, lalu dilanjutkan kembali  dengan materi pancasila, zikir kembali dan disambung dengan menyampaikan materi tentang islam rahmatan lil'alamin tersebut.

Disamping kegiatan sanlat yang resmi, namun, anak-anak tersebut tetap melaksanakan  kegiatan amalilah ramadhan, seperti sholat taraweh, tadarus hadis dan Al-qur'an.Anak-anak harus melaporkannya kepada guru agamanya masing-masing, melalui aplikasi google claasroom tersebut.

Sanlat digelar dalam rangka pembentukan karakter siswa yang relijius, pembentukan budi pekerti dan ahlakul karimah, sekaligus untuk menambah pundi-pundi pahala dibulan Ramadhan 1442 H.

Untuk waktu melaporkannya, siswa tidak dibatasi, fleksibel, tergantung kemauan mereka mau siang ataupun malam, yang penting setiap hari ada laporan. 

Untuk siswa yang non muslim, ada kegiatan juga namanya SIL (Sekolah Injil Liburan) isi materinya tentang kerohanian sesuai dengan ajaran mereka, dikemas oleh guru agama mereka, terang Budi.

Menurut Budi, kegiatan tersebut tidak mungkin hanya untuk yang muslim saja, kita harus menghargai semuanya, sesuai dengan temanya yakni islam rahmatan lil'alamin, bahwa islam itu, memberikan rahmat bukan pada sebagian umat, tapi kepada seluruh umat yang ada didunia, kasih sayang, cinta kasih itu pada semua umat.Hubungannya, hablumminanas, cinta kasih sayanh pada semua umat yang ada didunia.Hablum minaallah, urusannya dengan Allah SWT, hubungan yang baik, islam berarti sholat, ujar beliau.

Budi berharap,"semua siswa mengikuti dan meresapi materi yang sudah disampaikan, memahami dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dan menjadikan momentum bulan puasa sebagai introgasi diri meningkatkan iman dan taqwa, karena puasa ini adalah hadiah dari Allah SWT untuk umat islam kesempatan untuk memperbaiki diri meningkatkan iman islamnya, harap beliau.

Disinggung terkait kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Budi mengatakan, kaitan dengan PTM, kita sudah melalui proses pengajuan program proposal, kita pun sudah siapkan semua prosedur oprasional berkaitan dengan persiapan pembelajajaran tatap muka terbatas dan sudah ditanda tangani juga diferivikasi oleh yang terkait dalam hal ini puskemas.

"Alhamdulilah SMK Bhakti Insani Kota Bogor, sudah memenuhi syarat tatap muka tahun pembelajaran 2021-2022, termasuk guru-gurunya sudah divaksin semua", pungkas beliau (Rossa).
Editor : Redaksi