Ticker

6/recent/ticker-posts

Ketua Apeksi Sebut Banyak Kepala Daerah Berhasil Melalui Kolaborasi

Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Bima Arya yang juga Wali Kota Bogor mengatakan, banyak kepala daerah yang berhasil dan menularkan inspirasi dengan satu rumus, yakni kolaborasi.

Hal ini dikatakannya saat membuka webinar HUT Apeksi ke-21 dengan tema 'Pentahelix dan Percepatan Pemulihan Ekonomi Kota di Indonesia' di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (25/5/2021)

Bima Arya menyebut, dalam buku yang ditulis Benjamin Barber 'If Mayors Ruled The World' menyatakan bahwa kepala daerah tidak itu bisa sendiri, harus berkolaborasi.

Dalam buku tersebut, banyak para kepala daerah atau wali kota-wali kota yang berhasil dan hebat, rumusnya satu, yaitu kolaborasi.

Mengapa kolaborasi. Pasalnya, sebut Bima Arya, perkembangan persoalan semakin kompleks. Tetapi di sisi lain sumber daya  terbatas dan logistik juga terbatas.

"Karena itu ketika corporate, private sector mazhabnya economy sharing. Sementara kalau government sector sendiri, tidak mau berbagi, tidak saling menginspirasi maka tidak akan bisa mengimbangi itu. Belum lagi, kepala daerah dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik," katanya.

"Nah, karena itu di Apeksi ini rumus yang kita pegang yang paling relevan ke depan adalah berbagi, saling menginspirasi, kolaborasi dan sinergi," jelasnya.

Menurutnya, sejak era Pilkada langsung banyak kepala daerah yang menunjukkan kinerja sangat baik dan diikuti oleh yang lain.

"Saat menjadi pengamat saya sangat mengamati kinerja Pak Jokowi saat menjadi Wali Kota Solo, kemudian ada Bupati Jembrana dan yang lainnya yang menginspirasi. Dan ternyata prestasi dan inspirasi itu menular, yang lain mengikuti, bahkan jauh lebih baik lagi dan kebiasaan itu berjalan dengan sangat baik," sebut wali kota.

Bahkan, di Apeksi 2 tahun lalu menginisiasi satu program berbagi, saling menginspirasi ketika wali kota yang memiliki program unggulan dibagi kepada yang lainnya, kemudian akhirnya ditiru menjadi lebih baik lagi.

"Tapi kolaborasi ini bukan hanya antar daerah tetapi dengan stakeholder lain," jelasnya.

Ia sering katakan sangat mengagumi konsep kolaborasi Pentahelix. Pemerintah, kampus, pengusaha, komunitas dan media.

"Jadi, nggak bisa sendiri, harus betul-betul digabungkan elemen-elemen ini. Saya melihat di era pandemi ini kepala daerah, baik bupati, wali kota bahkan gubernur yang piawai berkolaborasi dengan unsur Pentahelix ini, lumayan bisa beradaptasi bahkan berprestasi di era pandemi ini," katanya.

"Himpitan ekonomi luar biasa, masalah ekonomi, tekanan politik ada, tetapi ketika dihadapkan dengan semangat kolaborasi maka segala sesuatu akan lebih mudah," ujar Bima Arya.

Di momentum HUT Apeksi ke-21 ini ia berharap pengalaman narasumber bermanfaat bagi kepentingan semua untuk terus saling menginspirasi dan berbagi.

Dalam webinar tersebut menghadirkan narasumber yang merepresentasikan 5 pilar Pentahelix, yakni Ketua Forum Rektor Indonesia Arif Satria, Direktur Eksekutif CSIS Philips J. Vermonte.

Staf Khusus Menteri Keuangan Masyita Crystallin, Pimred Kompas.com Wisnu Nugroho dan Presiden Direktur PT Eka Sari Lorena, Eka Sari Lorena Soerbakti yang dimoderatori Alwis Rustam (Sekretaris Dewan Pengurus Apeksi). 

Dalam kesempatan itu dilakukan Penandatanganan kerja sama antara Apeksi dan Pos Indonesia yang ditandatangani Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Bima Arya dan Direktur Kelembagaan Pos, Nezar Patria.

Editor : Redaksi