Ticker

6/recent/ticker-posts

Mal di Kota Bogor Dukung Percepatan Vaksinasi Nasional


Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19. Salah satunya dengan melakukan vaksinasi sasaran pelayan publik mal atau pusat perbelanjaan.

Langkah ini didukung dan disambut baik pihak mal di Kota Bogor dalam menyukseskan vaksinasi nasional yang diharapkan bisa memulihkan ekonomi.

GM Mal Botani Square, Fery Gunardi menyatakan, pemberian vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor memasuki tahap kedua dimana para pelayan publik merupakan kelompok yang masuk pada tahapan tersebut, termasuk Mal Botani Square. 

"Dari management mal hingga SPG tenant, semuanya sudah di Vaksin Covid-19 sebanyak dua kali," katanya, Rabu (24/3/2021).

Dalam memberikan rasa percaya dan aman kepada pengunjung untuk berbelanja di Mal Botani
Square menjadi harapan utama dari pemberian vaksin ini. 

“Kami ingin semua costumer kembali
percaya dan merasa aman berbelanja di tempat kami. Mal Botani Square adalah mal pertama di Kota Bogor yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 ini. Walaupun sudah divaksin pun kami
tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan super ketat di dalam Mal Botani Square”, tegas Fery. 

Adapun Vaksin 1 sudah diberikan pada Selasa (9/3) dan Vaksin 2
diberikan pada Selasa, (23/3) sesuai dengan anjuran dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, yaitu jeda waktu 14 hari dari vaksin pertama ke vaksin kedua. 

"Seluruh karyawan management hingga karyawan tenant sebelumnya diwajibkan untuk tidak begadang, wajib sarapan, dan
jangan stres berlebihan," ujarnya.

Pengunjung juga kata dia,
bisa mengabadikan momen bersama keluarga dan teman-teman di selfie corner di lobby Rafflesia dan Lobby Convention mal. Selain itu dengan sudah dibukanya kembali bioskop XXI juga bisa menjadi pilihan untuk nonton bareng bersama keluarga. 

Seluruh pengunjung yang ingin menonton wajib melakukan protokol kesehatan tanpa terkecuali. Wajib memakai masker selama di dalam bioskop, pemeriksaan suhu tubuh penonton, menyediakan hand sanitizer di area bioskop dan tentunya sabun cuci tangan yang selalu tersedia di toilet bioskop, serta penerapan physical distancing di seluruh lingkungan bioskop
termasuk di dalam studio. 

"Tempat duduk di dalam studio XXI dibuat berjarak dengan jeda satu
bangku yang disilang, mengaplikasikan floor marking di lingkungan bioskop, pembelian tiket secara daring, dan pengunjung tidak boleh menimbulkan kerumunan," jelasnya.

Dengan sudahnya divaksin seluruh karyawan Management dan seluruh karyawan tenant serta dijalankannya protokol kesehatan secara ketat, diharapkan semua merasa aman, sehingga semua pelaku bisnis di Mal Botani Square bisa mencapai targetnya masing-masing.

"Mal Botani Square juga siap untuk memasuki bulan Ramadhan di bulan depan," tuturnya.

Terpisah, GM Boxies 123 Mall, Hadi Wijaya, pihaknya mengaku senang dan bangga bisa terlibat dan ambil bagian untuk mempercepat pemulihan ekonomi saat pandemi seperti saat ini.

"Apa yang kita bisa bantu untuk support pemerintah, untuk mempercepat pandemi ini berakhir, kita akan support maksimal. Harapan kita juga tentunya pemulihan ekonomi akan membaik kembali,” katanya. 

Ketika para karyawan retail sudah divaksin, diharapkan kepercayaan masyarakat kembali meningkat. 

"Jika sudah yakin aman, maka mereka akan berkunjung ke mal tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya menambahkan.

Sementara itu, GM Mal BTM Bogor, Herman Budi Santoso menjelaskan, Pemkot Bogor menggelar vaksinasi. Salah satunya dengan Mal BTM Bogor yang dimulai hari ini, Rabu hingga Jumat mendatang.

Sebanyak 2.250 karyawan 
Mal dan pegawai toko ikut serta dalam vaksinasi mulai pukul 08.00-16.00 WIB di Lantai 1 Mal BTM Bogor.

"Kami, pihak Mal BTM Bogor mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Bogor dan beserta 
jajarannya Pemkot Bogor menyelenggarakan vaksinasi massal bagi pelayanan publik yang mencakup karyawan mal dan pegawai toko," katanya.

Pihaknya mendukung program Pemkot Bogor dalam melaksanakan program akselerasi vaksinasi di Kota Bogor. 

Diharapkan dengan kegiatan vaksinasi ini tidak hanya masyarakat bisa sehat dan mengurangi terjadi sakit akibat 
Covid-19, tetapi ekonomi Kota Bogor dapat kembali bangkit sehingga masyarakat Kota Bogor kembali hidup sejahtera.

"Kami mendukung program vaksinasi ini agar ekonomi Kota Bogor segera pulih. 
Bagi yang sudah divaksin mari tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan," katanya. 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) Kota Bogor, Ganjar Gunawan menyebutkan, ada sebanyak 16 ribu pekerja dari 17 sektor ritel. Namun dari jumlah itu, kuota vaksin bagi pekerja ritel hanya 5.250 orang untuk tahap kedua. 

"Sisanya yang belum divaksin masih waiting list, menunggu vaksin tambahan," katanya.
Editor : Redaksi