Ticker

6/recent/ticker-posts

Masa Pandemi, Babinsa Jonggat Inisiasi Petani Tanaman Kedelai Alternatif Saat Musim Kemarau



Kabarposnews.co.id.Lombok Tengah - Kedelai merupakan salah satu komoditi strategis yang termasuk dalam tiga besar komoditas pangan utama selain padi dan jagung. 
Peran kedelai sangat penting terhadap ketersediaan pangan, terlebih di masa pandemic Covid-19, karena kedelai merupakan pangan penghasil protein utama bagi kesehatan tubuh.

Untuk menjaga stabilitas ketersediaan pangan, kedelai dibuktikan para petani di Dusun Kebon Tengak, Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah yang tetap bersemangat bersama Babinsa menanam demi mensukseskan program ketahanan pangan.

Babinsa Desa Gemel Koramil 06/Jonggat, Kodim 1620/Loteng, Serda Nursahid menginisiasi warga dan kembali mengingatkan bahwa tanaman kedelai merupakan salah satu alternatif pilihan yang baik untuk ditanam saat musim kemarau.

"Saat ketersediaan air irigasi sudah mulai berkurang dan curah hujan menurun, maka sebaiknya tidak menanam padi. Tapi tanaman yang bisa menjadi alternatif lainnya adalah kedelai," kata Babinsa Serda Nursahid saat melakukan Komsos di desa binaan, Senin (23/08/2021).

Terpisah, Komandan Kodim 1620/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP., melalui Danramil 06/Jonggat, Kapten Inf. Martopo., membenarkan langkah yang diambil Babinsa Serda Nursahid, Ia menegaskan hal tersebut sebagai upaya mendukung pemerintah daerah untuk menyokong ketahanan pangan wilayah dari Desa Bonjeruk.

"Pemanfaatan lahan setelah musim panen padi yang dimaksimalkan dengan membuat pola menanam kedelai, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di Desa Bonjeruk," ujarnya.

"Upaya yang kita lakukan adalah dengan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga, meski di tengah kondisi wabah Covid-19, harus
tetap semangat bekerja demi terciptanya kondisi stabilitas ketahanan pangan wilayah," ucapnya.

Kendati Demikian, Danramil terus mengingatkan warga desa untuk selalu disiplin menjalankan aturan pemerintah dan mempedomani Protokol Kesehata, mengingat situasi Pandemi Covid-19 yang belum berakhir.
Editor Redaksi