Ticker

6/recent/ticker-posts

Camat Babakan Madang Terjun Kelapangan Tinjau Kegiatan Vaksinasi Yang Digelar Oleh Pemdes Sumur Batu


Bogor, kabarposnews. co. id-Cecep Imam.N Camat Babakan Madang,  Kabupaten Bogor,  didampingi Sekcam beserta sejumlah staff terjun  kelapangan tinjau kegiatan vaksinasi yang digelar oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Sumur Batu bekerjasama dengan TNI AL, di Aula Kantor Desa, pada Senin (8/11).

Dalam kata sambutan Camat mengatakan,"Vaksin di Kecamatan Babakan Madang dari jumlah 110 (Seratus Sepuluh Ribu) yang sudah tervaksin 96 (Sembilan Puluh Enam Ribu) orang, jika melihat persentase yang sudah divaksin itu diatas 80%, jadi ketika sekarang team Nakes dari Wisma Atlit tidak akan maksimal, karena menurut Camat ditiap-tiap Desa sebetulnya sudah mencapai angka yang maksimal", kata Camat. 

Lanjut Camat, perlu diingat, bahwa sasaran vaksin yang belum diperkenankan yaitu usia 0 bulan sampai 11 tahun itupun masih ada bahkan cukup banyak dari jumlah penduduk yang tadi saya sampaikan,  kalau melihat dari data target vaksinasi Kecamatan Babakan Madang sebetulnya tinggal sekitar 95 ribuan selesai 100%.Dari 9 Desa yang ada di Kecamatan Babakan Madang,  hanya ada satu Desa yang kemungkinan masyarakatnya banyak yang belum divaksin yaitu Desa Karang Tengah, tapi terus diupayakan baik oleh team Nakes dari Satgas Kecamatan maupun Puskesmas atau kemarin dari TNI AU, Desa lain kebagian dua hari, Karang Tengah tersebut tiga hari, inipun rencananya team Nakes dari Wisma Atlit akan kita dropkan di Desa Karang Tengah, mudah-mudahan hasilnya memuaskan.Kita terus berupaya  sudah melakukan himbauan dan melakukan ajakan kepada seluruh rt, rw termasuk kepala Desa yang ada disetiap Desa, kata Camat. 

Camat juga mengatakan,  vaksinasi di Kecamatan Babakan Madang mulai digelar pada bulan Juli 2021 kemarin sampai sekarang, dibulan Juli itupula Alhamdulilah pimpinan telah menetapkan Kecamatan Babakan Madang masuk 5 besar dari target yang ditentukan oleh Pemerintah yaitu 20% Babakan Madang mencapai angka yang maksimal, dan seketika Bupati menetapkan 20% putaran pertama Babakan Madang masuk 10 besar.Camatpun berharap, ketika vaksin sudah tercapai muncul herd immunty (kekebalan kelompok) dan jika terjadi yang diinginkan peningkatan status level, yang sekarang level 3 menjadi level 2 akan banyak kelonggaran-kelonggaran, sekarang kita masih level 3 banyak kegiatan-kegiatan yang masih dibatasi dan yang tidak diperbolehkan, ucap Camat. 

Ditempat yang sama Kepala Desa (Kades)  Sumur Batu H.Adi Nurhikmat berujar, bahwa capaian vaksinasi di Desa Sumur Batu sudah mencapai hampir 90% lebih,  sekarang yang sudah tervaksin 7 ribu lebih dari sekitar 8 ribuan masyarakat  Sumur Batu yang wajib vaksin.Disini hanya tinggal sedikit lagi,  itupun kita sisir melalui rt, rw.

Dan kegiatan vaksinasi Sumur Batu ditingkat rt, rw bekerjasama dengan Kapolsek, juga dengan pihak ketiga dengan perusahaan-perusahaan salah satunya Bank BCA.Dan tanggal 17 nanti kita gelar lagi dibantu oleh para tenaga medis dari Wisma Atlit.Kegiatan vaksinasi hari ini kita bekerjasama dengan TNI AL dengan jumlah kuota sebanyak 200 orang, jenis vaksin yang digunakan ialah sinovac, ujar H.Adi Nurhikmat. 

Kemudian Adi menghimbau masyarakat Sumur Batu, bagi yang belum divaksin untuk segera divaksin,  karena menurut Adi,  kalau tidak mau atau takut divaksin, kapan mau sembuh dan kapan mau normal, suksesnya vaksin adalah salah satu istilah kenormalan dalam menjalankan kehidupan dimasa pandemi.Kita tidak perlu takut ataupun khawatir karena divaksin dengan berita-berita dan gosip-gosip yang mengatakan bahwa vaksin itu tidak halal dan sebagainya, tidak perlu mengikuti hal-hal yang menyesatkan, selama tujuan kita baik, Insya Allah tidak akan terjadi apa-apa yang jelas baik Pemerintahan Pusat maupun Pemerintahan Daerah tidak mungkin mengorbankan rakyatnya demi hal-hal yang tidak jelas.

Kalau vaksin itu haram atau mengandung unsur hal-hal yang haram, kita ada ketua MUI yang akan bertanggung jawab, karena yang menghalalkan dan mengesahkan vaksin tersebut adalah MUI, jelas Adi. 

Terpisah,  Sekretaris Desa (Sekdes) Karang Tengah. Saeful Alam mengatakan bahwa Pemerintah Desa Karang Tengah rutin menggelar kegiatan vaksinasi tiga kali dalam satu minggu setiap Rabu,  Sabtu dan Minggu, namun kurang peminat, mayoritas masyarakat Karang Tengah kebanyakan petani, mereka berpikir untuk apa divaksin mereka jarang kekota setiap hari ada disawah, tapi  kami Pemerintahan Desa tak hanya diam, terus berupaya bagaimana caranya menarik minat masyarakat tersebut, sampai Kepala Desa  berstatement masyarakat yang divaksin akan dikasi sembako, tak sampai disitu, Kepala Desapun  mengadakan semacam sayembara bagi rt,  rw 75% warganya tervaksin akan dapat hadiah berupa uang dari Kepala Desa, namun tetap saja Masyarakat kurang antusias.Jumlah  masyarakat Karang Tengah yang sudah tervaksin 4 ribu lebih dari  17 ribu sasaran wajib vaksin."Kami berharap, masyarakat  lebih antusias divaksin, karena vaksin ini untuk kesehatan agar tak mudah terjangkit virus corona", pungkas Sekdes diruang kerjanya. (Rossa).
Editor Redaksi